News Update

Likuiditas Ketat, Perang Suku Bunga Deposito Rentan Terjadi

Jakarta — Perang suku bunga deposito diperkirakan masih akan berlangsung hingga tahun 2019. Hal tersebut seiring dengan masih mengetatnya likuiditas perbankan pada tahun ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Strategi Investasi dan Kepala Makroekonom Bahana TCW Investment Management (BTIM) Budi Hikmat dalam pertemuan dengan media pada tema “Surfing The Market Pendulum”, pada hari Selasa (29/1).

“Indonesia kebutuhan likuiditas dengan dana pihak ketiga (DPK) terhadap GDP hanya 40 persen. Kalau ekonomi digerakan ada pertempuran likuiditas sehingga suku bunga deposito naik,” kata Budi di Jakarta, 29 Januari 2019.

Budi menilai, likuiditas perbankan paling ketat terjadi pada bank-bank kecil atau bank dengan BUKU I atau BUKU II. Hal tersebut seiring masih banyaknya jumlah perbankan nasional.

Tak hanya itu, perebutan dana terjadi tidak hanya antar perbankan saja, namun gencarnya penerbitan surat utang negara (SUN) yang dikeluarkan Pemerintah membuat perebutan dana di bank semakin seret.

Baca juga: Risiko Perang Suku Bunga Antar Bank Sentral Berpotensi Melebar

Dirinya sendiri memproyeksikan angka pertumbuhan DPK pada tahun ini hanya mampu tumbuh single digit. “DPK saya kira hanya 9% tahun ini” kata Budi.

Sebagai informasi, dalam Indikator Likuiditas yang dikeluarkan oleh LPS, tercatat kredit bank umum tumbuh 13,35% yoy pada Oktober 2018, angka tersebut merupakan yang tertinggi selama lebih dari empat tahun.

Selain itu, di bulan yang sama, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) mencapai 7,6%, lebih tinggi dari pertumbuhan di bulan September 2018 yang sebesar 6,6%. Dengan demikian, posisi LDR industri mengalami penurunan dari 93,39% di bulan September menjadi 93,06 pada Oktober lalu. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Perang AS-Israel vs Iran Bisa Picu Volatilitas IHSG, Analis Ingatkan Hal Ini ke Investor

Poin Penting Konflik AS–Israel dan Iran memicu volatilitas IHSG, berpotensi terjadi koreksi wajar dan fase… Read More

16 mins ago

Amerika Serikat-Israel Serang Iran: Dunia Bisa Makin Gelap

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga WARGA dunia hari-hari ini dibuat cemas. Timur Tengah… Read More

2 hours ago

Harga Minyak Terancam Melonjak Imbas AS dan Israel Serang Iran

Poin Penting Konflik AS–Israel vs Iran ancam 20 persen pasokan minyak global dan dorong harga… Read More

4 hours ago

Trump Deklarasi Perang Besar di Iran, Ini Potensi Dampaknya ke Ekonomi RI

Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More

17 hours ago

SMF Sebut Pendanaan Rumah Subsidi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More

17 hours ago

Istana Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas karena Program MBG

Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More

18 hours ago