Perbankan

Libur Nataru, Bank Mandiri Siapkan Layanan Digital dan Uang Tunai Rp26 Triliun

Jakarta – Menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bank Mandiri mengalokasikan uang tunai sebesar Rp26 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah yang diprediksi meningkat. Jumlah ini naik 4,6 persen dibandingkan realisasi pada tahun sebelumnya.

SEVP Corporate Relations Bank Mandiri, Wisnu Trihanggodo, menyebutkan bahwa penyediaan dana tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap lonjakan transaksi tunai selama periode liburan Nataru, yang berlangsung dari 1 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.

“Berdasarkan data historis, proyeksi kenaikan kebutuhan dana untuk ATM dan CRM sendiri tahun ini sebesar 3,3 persen, yang akan difokuskan pada mesin-mesin ATM/CRM yang berada di bandara, terminal, stasiun kereta, dan tempat wisata utama,” ujar Wisnu dalam keterangan resmi, Kamis, 5 Desember 2024.

Baca juga : Resmi, Bank Mandiri Tingkatkan Kepemilikan Saham Mandiri Utama Finance jadi 99,99 Persen

Fokus pada Optimalisasi Jaringan ATM dan EDC

Saat ini, Bank Mandiri mengoperasikan 12.885 unit ATM yang terhubung dengan jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia. Selain itu, Bank berlogo pita emas ini juga memiliki 258.000 unit mesin EDC untuk mendukung transaksi non-tunai di merchant.

Bank Mandiri memproyeksikan puncak kebutuhan pengisian uang ATM akan terhadi pada dua hari sebelum Natal 2024 dan dua hari menjelang Tahun Baru 2025.

“Transaksi pada mesin EDC diperkirakan juga akan mengalami peningkatan pada periode Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025, mengingat adanya pembagian THR untuk karyawan yang merayakan Hari Raya Natal. Mengantisipasi hal ini, Bank Mandiri telah menyediakan 259.000 jaringan EDC untuk mendukung transaksi non tunai nasabah,” jelasnya.

Dukungan Digital Banking yang Komprehensif

Bank Mandiri juga mengandalkan aplikasi digitalnya, Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri, untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi keuangan dan gaya hidup selama libur Nataru.

Dengan fitur unggulan seperti Livin’ Sukha, nasabah dapat mengakses layanan seperti pembelian tiket pesawat, kereta api, voucer gim, hingga tiket konser langsung dalam satu aplikasi.

“Kami terus berkomitmen menghadirkan solusi digital yang cepat, aman, dan mudah untuk memenuhi kebutuhan finansial serta gaya hidup nasabah, sejalan dengan visi Bank Mandiri menjadi mitra finansial pilihan utama nasabah,” tambah Wisnu.

Baca juga : Bank Mandiri Tuntaskan Mandiri Sahabatku 2024, Sukses Lahirkan Ribuan Pengusaha Baru

Selain itu, Bank bersandi saham BMRI ini juga mengingatkan nasabah untuk menjaga keamanan dalam transaksi digital, seperti merahasiakan data pribadi dan berhati-hati terhadap penipuan melalui file berformat APK.

Dukungan layanan pelanggan melalui Call Center 14000 dan Live Chat MITA pada akun resmi WhatsApp Bank Mandiri di +62 811-84-14000 juga disiapkan untuk memastikan nasabah dapat menikmati layanan selama liburan. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

22 mins ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

7 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

8 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

9 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

12 hours ago