Mandiri Bidik Pertumbuhan Transaksi e-Commerce 30%
Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, memprediksi akan ada lonjakan transaksi pada libur Natal dan Tahun Baru (Libur Nataru) seiring dengan meningkatnya laju transaksi masyarakat di musim liburan.
Direktur Consumer and Retail Transactions Bank Mandiri Hery Gunardi di Jakarta, Senin, 16 Desember 2019 mengatakan, dari volume transaksi Bank Mandiri akan naik kisaran 7 hingga 8 persen pada libur Nataru tahun ini.
“Karena costumer base kita naik dari 18 juta naik ke 20 juta itu Saya rasa memang cukup signifikan. Dari sisi volume transaksi sendiri nanti akan mengalami kenaikan mungkin sekitar 7-8 persen,” kata Hery.
Dirinya menjelaskan, dari frekuensi transaksi hari normal seperti biasanya, Bank Mandiri mencatatkan transaksi sekitar 803 hingga 1.000 transaksi per detik (tps). Namun pada libur lebaran ini diprediksi transaksi mencapai sekitar 2.463 hingga 2.725 transaksi per detik.
“Jadi artinya memang pada saat libur ini nataru memang ada kecenderungan belanja, kalau ditanya peningkatan berapa mungkin sekitar 7 hingga 9 persen dari sisi frekuensinya,” ucap Hery.
Bank Mandiri juga menyiapkan dana tunai sebesar Rp33,5 triliun atau sekitar Rp1,1triliun per hari untuk mencukupi kebutuhan masyarakat pada saat perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020. Dana yang disiapkan selama periode 2 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020 tersebut meningkat 26% dibandingkan periode normal. (*)
Editor: Rezkiana Np
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group JANGAN besar pasak daripada tiang. Mari… Read More
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More