BRI Dukung Proyek Strategis Nasional Tol Desari
Jakarta – Pasca libur Lebaran 1440 Hijriah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat adanya lonjakan jumlah transaksi perbankan miliknya yang mencapai 22,72%.
Direktur Jaringan dan Layanan Bank BRI, Osbal Saragi di Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019 menyampaikan, jumlah transaksi per hari meningkat sekitar 22,72% yaitu dari rata-rata 22 juta transaksi per hari pada tahun 2018 lalu, menjadi 27 Juta transaksi per hari pada tahun 2019 ini.
Angka tersebut terdiri dari ATM dan CRM 35,37%, EDC Merchant 24,07%; Internet Banking 13.11% dan di Jaringan Kantor yang buka menjelang lebaran dan pada saat libur lebaran sebanyak 10,04%.
Osbal menyebutkan, peningkatan jumlah transaksi ini menunjukkan bahwa Bank BRI semakin dipercaya masyarakat sebagai Bank tempat bertransaksi.
“Internet Banking BRI selama H – 14 hingga Hari H lebaran rata – rata per hari terdapat 3,42 juta kali transaksi, naik sebesar 31,27% dibandingkan rata-rata per hari pada periode Januari – April 2019 yakni sebesar 2,61 juta kali transaksi,” ungkap Osbal.
Sedangkan, transaksi Mobile Banking BRI Osbal menambahkan, telah mengalami kenaikan serupa yakni selama H-14 hingga Hari H lebaran rata-rata per hari terdapat 1,12 juta kali transaksi, naik sebesar 9,4% dibandingkan rata-rata per hari pada periode Januari-April 2019 yakni sebesar 1,09 juta kali transaksi.
Sebelumnya, Bank BRI telah menyiapkan uang tunai senilai Rp 48,2 triliun guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan akan uang tunai pada momen Ramadan dan Lebaran tahun ini. Dari total uang tunai Rp 48,2 trilyun, 60% diantaranya dialokasikan untuk mesin ATM, CDM, dan CRM, serta sisanya sebesar 40% disebar di unit kerja BRI. (REZ)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More