Ekonomi dan Bisnis

Lewat Program Ini, J&T Express Dorong UMKM Naik Kelas

Jakarta – Sebagai perusahaan jasa pengiriman, J&T Express menilai para pelaku UMKM merupakan mitra strategis mereka dalam mendukung pertumbuhan bisnis. Oleh karenanya, perseroan sangat concern terhadap perkembangan UMKM di Tanah Air. Salah satu bentuk dukungan memajukan UMKM, J&T Express menghadirkan kampanye #JADIBISA dengan meluncurkan program J&T Connect Preneur.

Herline Septia, Brand Manager J&T Express mengatakan, program J&T Connect Preneur merupakan komitmen perseroan dalam memunculkan ragam inisiatif yang fokus dalam pemberdayaan UMKM. Selain itu, program ini fokus menegaskan peran J&T Express yang lebih dari sekadar perusahaan logistik.

“Kenapa UMKM, karena mereka mitra strategis kita. Kita merasa bukan siapa-siapa tanpa UMKM. Kita ingin tumbuh bersama, UMKM maju, ekonomi juga akan maju,” jelas Herline dalam konferensi peluncuran kampanye #JADIBISA di Jakarta, 15 Mei 2024. 

Baca juga: Ngerem Kredit UMKM BRI Melirik Korporasi Sementara, Ini Alasannya

Menurutnya, saat ini UMKM dihadapkan oleh berbagai tantangan. Tak sekadar permodalan, UMKM juga dihadapkan tantangan soal literasi keuangan hingga digital dalam memasarkan produknya.

“Pemasaran digital, banyak yang belum paham. Termasuk manajemen keuangan. Ini yang coba kita bantu lewat inkubasi di program J&T Connect Preneur, yang berisikan pelatihan, workshop yang bermanfaat bagi UMKM,” jelasnya.

Dia melanjutkan, inkubasi dalam program J&T Connect Preneur akan digelar di lima kota besar. Di antaranya Bali, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Jakarta.

“Setiap kota, kita targetkan ada 100 UMKM yang ikut. Kita akan kurasi UMKM yang ikut dalam program ini,” ujarnya.

Dalam program ini, J&T Express menggandeng Arief Muhammad, seorang content creator dan creativepreneur muda sebagai Brand Representative #JADIBISA. Hadirnya Arief diharapkan membawa dorongan bagi pelaku UMKM untuk berkembang. 

“Saya mengapresiasi inisiasi J&T Express khususnya pada program-program UMKM yang dilakukan secara kontinu. Secara pribadi, saya sangat senang bisa kembali bersinergi dan menjadi bagian dalam memajukan UMKM Indonesia,” ucap Arief. 

Dukungan juga diberikan oleh Rumah BUMN sebagai mitra dari pemerintah yang menilai keselarasan visi misi menjadi hal utama dalam dukungan dan kolaborasi ini.

Baca juga: Pengembangan UMKM Berbasis Risiko Likuiditas

CEO Rumah BUMN Jakarta Tri Adhi Tanuwidjaya mengatakan Rumah BUMN hadir untuk merespons giatnya pertumbuhan UMKM yang ada dan sekaligus menjadi wadah bagi para pelaku UMKM untuk belajar, sharing dan bertumbuh bersama. 

“Hal ini kami temukan juga dalam J&T Connect Preneur. Kami berharap hasil dari kolaborasi kami membuahkan hasil maksimal. Terutama dalam meningkatkan kompetensi para pelaku UMKM agar bisa naik kelas,” ungkap Adhi. 

J&T Express mengundang pelaku UMKM untuk turut mengikuti J&T Connect Preneur Tour yang akan menghadirkan inkubasi dan kompetisi bisnis berhadiah total sebesar 300 juta rupiah. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

5 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

9 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

9 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

9 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

10 hours ago