Perbankan

Lewat Fitur Ini, Bank Mandiri Dongkrak Dana Murah

Jakarta – PT Bank Mandiri mencatat enam bulan setelah launching total nilai transaksi transfer valas di Livin’ by Mandiri telah mencapai lebih dari Rp600 miliar.

Adapun, mata uang yang paling ramai dipergunakan nasabah yakni USD, SGD, EUR, dan AUD dengan jumlah pembukaan rekening valas baru hampir mencapai 8.000 rekening.

Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri, Aquarius Rudianto mengatakan kehadiran layanan digital transfer valas ini diharapkan dapat menjadi salah satu penopang likuiditas valas Bank Mandiri khususnya dari sisi dana murah.

Baca juga: Bank Mandiri Perkuat Pembiayaan Berkelanjutan, Ini Buktinya

Bukan tanpa sebab, sejak pertengahan 2023 Bank Mandiri telah menghadirkan fitur Buka Rekening Valas, nasabah pengguna Livin’ by Mandiri dapat langsung melakukan pembukaan rekening tabungan valas hingga 10 mata uang berbeda tanpa perlu ke kantor cabang.

Aquarius menambahkan, sebagai upaya mendorong aktivasi nasabah baru pihaknya juga menginisiasi program #SuperAPPSuperLengkAPP yang memperkenalkan ragam fitur Livin’ by Mandiri secara langsung ke masyarakat. 

“Sebagai upaya yang konsisten dalam mewujudkan number one financial dan lifestyle superapp, Livin’ by Mandiri melalui Campaign #SuperAPPSuperLengkAPP yang memiliki tiga keunggulan Comprehensive, Lifestyle, dan Seamless,” ujar Aquarius, dalam keterangan resmi, Selasa 19 September 2023.

Ditambah lagi, akses fitur Transfer Valas bagi nasabah pengguna Livin’ by Mandiri pun sangat mudah, hanya perlu buka Tabungan Valas di Menu Buka Simpanan Lainnya, kemudian nasabah langsung bisa menentukan sendiri mata uang yang diinginkan untuk membuka Rekening Valas dan bertransaksi.

Tak kalah menarik nasabah juga dapat menikmati kurs yang kompetitif dan update terkini melalui fitur Kalkulator Kurs yang disediakan di menu pilihan Transfer Valas.

“Banyak kemudahan yang dapat dinikmati nasabah melalui inovasi ini, mulai dari transfer ke rekan bisnis di berbagai mancanegara, menabung, dan transfer valas untuk kuliah anak di luar negeri hingga mempersiapkan travelling ke luar negeri. Semua bisa dilakukan hanya dalam satu aplikasi di Livin’ by Mandiri.” Jelas Aquarius.

Baca juga: Menuju Emisi Nol Bersih, Bank Mandiri Fokus Produk Keuangan Berkelanjutan

Lewat serangkaian inisiatif yang akan berlangsung sampai pengujung tahun ini, Bank Mandiri pun optimis pengguna Livin’ by Mandiri dapat mencapai 25 juta di akhir 2023.

Sebagai tambahan informasi, sampai dengan Juli 2023, Livin’ by Mandiri telah diunduh hampir sebanyak 30 juta kali. Platform digital tersebut juga telah mengelola lebih dari 1,5 miliar transaksi, meningkat 48 persen secara year-on-year (yoy).

Begitu pula, jumlah nilai transaksi Livin’ by Mandiri mencapai Rp1.800 triliun, melesat 38 persen yoy, selaras dengan kebutuhan akan solusi finansial nasabah. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

4 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

4 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

5 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

9 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

17 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

18 hours ago