Lewat Fitness Stock, Sucor Sekuritas Dorong Milenial Investasi Sejak Dini

Jakarta – Sucor Sekuritas meluncurkan Fitness Stock perdananya di Jakarta dengan menggandeng FitHub dan BMore. Dengan mengusung tagline “sehat jasmani dan roh-money” kolaborasi ini ditargetkan dapat merangkul para pecinta olahraga untuk dapat lebih sadar akan investasi keuangan dan juga investasi diri di bidang kesehatan.

Bernadus Wijaya, CEO Sucor Sekuritas yang juga Founder dari program Fitness Stock mengungkapkan, ​investasi tidak melulu soal uang, namun investasi dapat berupa investasi diri yang tidak kalah penting dengan kesehatan finansial seseorang. Melalui tubuh yang sehat akan tercipta produktifitas dan motivasi yang kuat untuk berkarya setiap hari.

“Semenjak saya sering ber-olahraga, produktifitas saya meningkat dan tentu ini mendorong kinerja saya sehari-hari di dunia professional,” ujar Bernadus seperti dikutip 7 Juli 2022.

​Dirinya melihat ada peluang untuk inklusi dan edukasi bagi kaum muda agar dapat menjadi investor yang nantinya bisa menjadi ujung tombak pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, kondisi pasar modal saat ini yang tidak menentu, tidak menutup kemungkinan dapat mengarah pada “mini crash” yang sebenarnya dapat dimanfaatkan oleh investor-investor baru atau pemula.

“Mini crash ini malah bisa menjadi kesempatan bagi anak-anak muda yang baru kenal saham melalui program fitness stock ini untuk menjadi investor saham dalam jangka panjang,” tambahnya.

Sucor Sekuritas merupakan sekuritas pertama yang mengawinkan konsep investasi saham dengan bisnis fitness centre. Konsep ini awalnya digarap oleh Bernadus dengan menggandeng Giorgio Antonio, CEO dari BMore sebagai Co Founder dari fitness stock. Pihaknya ingin mengajak sebanyak mungkin generasi muda dan memberikan fitness centre untuk sadar pentingnya kesehatan jasmani dan finansial sejak dini.

“Melalui kesempatan ini, saya juga ingin mengundang berbagai fitness centre yang mau berkolaborasi untuk sama-sama bergabung dalam program fitness stock,” tegasnya.

Kondisi pandemi Covid-19 yang dimulai 2020 silam memang membangun kesadaran banyak masyarakat untuk sadar investasi saham. Begitu pula dengan kesadaran akan pentingnya berolahraga saat ini mulai terbangun dengan situasi pandemi tanah air yang berangsur-angsur membaik. Namun, ia berpendapat dengan adanya fitness stock, ke depannya kesadaran investasi dan kesehatan dapat dibangun tanpa perlu ada kondisi pandemi.

“Menurut saya kita tidak perlu menunggu ada seperti pandemi baru sadar. Maka dari itu sekarang ada program fitness stock,” papar Giorgio.

Bisnis pusat kebugaran saat ini memang kembali meramaikan ekonomi tanah air kala kondisi pandemi yang sudah terkendali. Syafi Djohan selaku management dari Fithub pun mengakui hal ini dengan menargetkan pertumbuhan bisnisnya bisa mencapai 55 cabang di 15 kota berbeda di tanah air atau meningkat 2 kali lipat hingga penghujung tahun 2022 ini.

Di sisi lain, ia juga menyadari bahwa Fithub dan Sucor Sekuritas memiliki visi dan misi yang sama, dan kerjasama yang berkesinambungan akan dibangun dimulai dari seluruh cabang Fithub di wilayah Jabodetabek. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

1 hour ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

14 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

15 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

15 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

21 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

22 hours ago