Lewat E-learning, TBIG Dorong UMKM Perempuan Tingkatkan Keterampilan

Lewat E-learning, TBIG Dorong UMKM Perempuan Tingkatkan Keterampilan

E-learning
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – PT. Tower Bersama Infrastructure, Tbk (TBIG) terus berkontribusi dalam memajukan peran perempuan Indonesia dalam berkarya. Apalagi dalam menyambut momentum Hari Kartini pada 21 April 2022 lalu. Untuk mewujudkan hal tersebut, TBIG menjalankan inisiatif CSR dibidang budaya melalui penyediaan e-learning platform bagi perempuan pelaku usaha mikro dibidang ekonomi kreatif.

TBIG mendirikan Koperasi Bangun Bersama (KBB) sejak tahun 2012 untuk memberikan perbaikan akses permodalan dan distribusi produk batik, jasa pembiayaan mikro dan memberikan akses permodalan untuk para perajin batik serta Pedagang UMKM. KBB memiliki banyak program untuk kesejahteraan anggota, salah satu program yang dijalankan oleh KBB adalah memberikan pembinaan kepada pelaku usaha mikro.

TBIG sendiri pada 21 April 2022 meluncurkan Learning Management System atau yang disingkat LMS untuk perempuan pelaku usaha mikro. Pelatihan dapat diakses melalui platform belajar online, yaitu LMS yang dapat diakses secara daring melalui laman www.cerdasbersama.co.id. Pembentukan LMS bertujuan untuk memberikan pelatihan kewirausahaan, meningkatkan keterampilan di bidang usaha kuliner serta materi pengembangan diri kepada perempuan pelaku usaha mikro binaan secara daring.

Tim CSR TBIG bekerja sama dengan trainer profesional dalam menyusun materi pembelajaran bagi pelaku usaha mikro. Tidak hanya menyediakan materi pembelajaran, LMS juga dilengkapi dengan fitur pengukuran pemahaman per individu. Setiap modul pembelajaran di lengkapi dengan pre-test, video penjelasan trainer, materi modul, post-test dan sertifikat sebagai tanda telah menyelesaikan pelatihan di LMS.

Chief of Business Support PT Tower Bersama Infrastrcture Tbk, Lie Si An menjelaskan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha mikro adalah perkembangan teknologi yang begitu cepat. Menurutnya, penggunaan digital platform sebagai medium proses pembelajaran bagi pelaku usaha mikro merupakan sebuah terobosan CSR penting.

“Pelaku usaha mikro perlu mendapatkan pembinaan untuk meningkatkan digital literasi mereka saat ini,” jelasnya seperti dikutip 25 April 2022.

Sementara itu Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi menyampaikan bahwa melalui e-learning ini, dapat dengan mudah melakukan transfer knowledge kepada para perempuan pelaku bisnis. Pelatihan pembelajaran daring ini, diharapkan program pemberdayaan perempuan oleh TBIG, dapat melahirkan banyak perempuan hebat. Dengan pendidikan, perempuan Indonesia bermartabat, tangguh dan mandiri.  (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]