Ekonomi dan Bisnis

Lewat Cara Ini, Pertamina Dinilai Mampu Jaga Kuota Subsidi

Jakarta – PT Pertamina di sepanjang 2023, dinilai telah berhasil menjaga kuota subsidi dengan menerapkan berbagai sistem, yang salah satunya adalah penerapan digitalisasi. 

Komisi VII DPR, Sartono Hutomo, mengatakan bahwa, pada tahun 2024, Pertamina diyakini kembali mampu untuk menyalurkan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Elpiji tiga kilogram.

“Digitalisasi yang dilakukan Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga selaku penyalur BBM dan Gas 3kg bersubsidi, membawa dampak positif dalam penyaluran barang bersubsidi,” ucap Sartono dalam keterangannya dikutip, 18 Maret 2024.

Baca juga: Sumbang 68 Persen bagi RI, Segini Produksi Minyak Pertamina per Hari di 2023

Di sisi lain, ia menilai, dengan sistem digitalisasi, Pertamina dapat mengelola distribusi dengan lebih akurat dan efisien serta meminimalkan risiko kehilangan dan penyaluran yang tidak tepat sasaran. 

“Selain itu, digitalisasi juga memungkinkan pelacakan yang lebih baik terhadap penggunaan subsidi dan pengelolaan stok secara realtime. Hal ini penting untuk mempercepat respons dalam situasi yang memerlukan penanganan cepat,” imbuhnya.

Baca juga: Pertamina EP Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai Seluas 23,27 Hektare di Jawa Barat

Adapun, dalam menjaga komitmen Pertamina terkait penyaluran BBM subsidi hingga LPG 3kg tepat sasaran, Pertamina telah menerapkan sistem pendaftaran lebih dulu bagi konsumen yang berhak mendapatkan kuota subsidi.

Selanjutnya, pada saat pembelian, konsumen yang berhak tersebut perlu menunjukkan kode atau barcode, serta KTP dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai bukti. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

51 mins ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

60 mins ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

1 hour ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Targetkan Kredit 2026 Tetap di Atas Rata-Rata Industri

Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More

2 hours ago

CEO Infobank: Jual Beli Kendaraan STNK Only Ilegal dan Berisiko Pidana

Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More

2 hours ago