Nasional

Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji, Ini Pesan Menag

Jakarta – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas melepas keberangkatan 388 jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta, Pondok Gede, dari Bandar Udara (Bandara) Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (12/5/2024).

Keberangkatan jamaah haji ini menandai dimulainya operasional haji 1445 Hijriah/2024 Masehi.

Saat melepas keberangkatan para jemaah haji, Menag mengingatkan agar fokus dalam menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

“Niatnya ditata dengan benar, niat Bapak-Ibu ke Tanah Suci itu beribadah, tolong jangan selipkan niat-niat lain selain niat ibadah haji di Tanah Suci,” katanya, dikutip laman kemenag, Senin, 13 Mei 2024.

Baca juga : Menteri Agama: Kloter Pertama Jemaah Haji RI Berangkat 12 Mei 2024

Tak lupa, Menag juga meminta para jemaah haji untuk menjaga kondisi fisik dan mengantisipasi cuaca Arab Saudi yang berbeda dengan Indonesia.

“Cuaca di Tanah Suci sangat panas, agar kondisi fisik Bapak-Ibu dijaga, makan yang cukup, minum yang cukup, vitamin juga harus diminum,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yaqut juga meminta para jemaah untuk tidak segan meminta pertolongan kepada para petugas yang telah disiapkan oleh pemerintah.

Baca juga : BSI Berangkatkan 178.770 Ribu Jemaah Haji Indonesia ke Tanah Suci

“Kementerian Agama bersama Kementerian Kesehatan sudah menyiapkan petugas-petugas yang akan dan siap melayani bapak-ibu sekalian. Apapun kebutuhannya sampaikan kepada petugas, jangan sungkan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pemberangkatan jemaah haji dari Indonesia ke Tanah Suci dibagi ke dalam dua gelombang, yakni gelombang I yang diberangkatkan pada periode 12-23 Mei dan gelombang II  yang diberangkatkan pada 24 Mei-10 Juni. 

Jemaah haji gelombang I akan mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, sedangkan gelombang II akan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

15 mins ago

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

3 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

3 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

4 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

4 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

4 hours ago