Jakarta – Pemerintah telah melaksanakan lelang Surat Utang Negara (SUN) pada tanggal 10 Mei 2016 melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI) dan direspon baik oleh para investor.
Adapun SUN yang dilelang yakni seri SPN03160811 (new issuance), SPN12170511 (new issuance), FR0053 (reopening), FR0073 (reopening) dan FR0072 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia.
Seperti dikutip dari laman Kemenkeu, di Jakarta, Jumat, 20 Mei 2016 mencatat, total penawaran yang masuk sebesar Rp13,431 triliun. Sedangkan total nominal yang dimenangkan dari kelima seri yang ditawarkan adalah Rp6,15 triliun.
Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian nonkompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan imbal hasil rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.
Pelaksanaan lelang ini, sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting BRI menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp500 miliar, menjadi yang pertama di… Read More
Poin Penting Pelaporan SPT via Coretax capai 126.796 SPT hingga 12 Januari 2026 pukul 14.00… Read More
Poin Penting DBS Bank memproyeksikan IHSG menguat ke level 9.800 pada 2026, ditopang fundamental pasar… Read More
Poin Penting IHSG berbalik menguat pada pembukaan perdagangan 13 Januari 2026, naik 0,56 persen ke… Read More
Poin Penting Produksi minyak Venezuela rendah, invansi AS tak berdampak besar ke harga energi global.… Read More
Poin Penting Rupiah melemah di awal perdagangan Selasa (13/1/2026) ke level Rp16.873 per dolar AS,… Read More