Menkeu: Tantangan Ekspor Buat Neraca Perdagangan Defisit US$ 2,05 Miliar
Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku masih sangat optimis atas hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) perdana pada Semester II 2018. Pasalnya Lelang Surat Utang Negara (SUN) cenderung cenderung stagnan.
Sri Mulyani mengungkapkan, penyerapan tersebut dianggap masih positif mengingat saat ini masih terjadi gejolak di pasar keuangan global. Ia pun meyakinkan pembiayaan defisit anggaran negara aman.
“Kita hari ini memenangkan lebih dari Rp11 triliun dari Rp21 triliun saya rasa itu adalah salah satu bentuk dinamika pasar yang cukup baik apalagi mempertimbangkan situasi yang sekarang sedang terjadi,” kata Sri Mulyani di Kompleks DPR Jakarta, Selasa 3 Juli 2018.
Sebagai informasi, menurut data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, pemerintah telah melaksanakan lelang SUN pada tanggal 3 Juli 2018 untuk lima seri yakni SPN12181004, SPN12190704, FR0063, FR0065, dan FR0075 melalui sistem lelang Bank Indonesia. Tercatat total penawaran yang masuk sebesar Rp21,46 triliun. Sementara total nominal yang dimenangkan dari kelima seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp11,32 triliun.
Walau belum mencapai target maksimal, Sri Mulyani juga menegaskan bahwa pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir tahun masih aman. Meskipun begitu pihaknya juga tetap mengantisipasi fluktuasi global yang diperkirakan masih berlangsung.(*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More