Jakarta – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menyelenggarakan homerun in harmony dengan jarak sekitar 5 KM. Acara ini merupakan puncak dari kegiatan dalam rangka HUT Ke-66 Bank BTN yang diikuti lebih dari 10.000 peserta.
Dalam acara ini sendiri BTN menjamu peserta dengan makan kuliner khas Betawi dan menghadirkan grup SLANK pada acara homerun tersebut.
Direktur Utama BTN, Maryono mengatakan, eksistensi Bank BTN 66 tahun hadir untuk negeri sudah melewati banyak peristiwa hingga pada akhirnya BTN seperti saat ini. BTN telah melewati masa penjajahan Belanda dan Jepang. BTN juga telah melewati pasang surut ekonomi makro yang berdampak pada ekonomi nasional.
“Sekarang kami telah menjadi bagian 10 bank terbesar di Indonesia dan BTN masuk pada urutan ke 7. Ini adalah lompatan yang luar biasa dan kami akan terus mendorong melalui program trasformasi bisnis dengan layanan world class untuk meningkatkan posisi BTN lebih baik ke depannya, tegasnya,” kata Maryono di Jakarta, Minggu, 21 Febuari 2016.
Adapun kegiatan rute homerun ini start dan finish di Plaza Senayan Barat. Kemudian menuju jalan Asia Afrika, lanjut ke jalan Jend. Sudirman, kemudian ke Komplek Stadion Gelora Bung Karno dan masuk ke Plaza Barat Senayan. Karena ini sifatnya fun run jadi tidak diperlombakan dan hanya mengambil jarak tempuh sekitar 5 KM.
“Awalnya kami hanya manargetkan 6.000 peserta dalam homerun. Tapi begitu banyaknya peminat akhirnya kita tingkatkan menjadi 10.000 peserta. Hari ini bergabung lebih dari 10.000 peserta,” jelasnya. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More
Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More
Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More
Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More