Mudik; CSR rutin. (Foto: Budi Urtadi)
KBRI menetapkan empat kriteria bagi TKi yaitu pertama TKI non prosedural. Kedua, belum memperoleh seluruh gajinya selama bekerja. Ketiga, TKI yang menjadi korban kekerasan (rumah tangga ataupun majikan), dan terakhir, TKI yang tidak mampu. Ria Martati
Jakarta–PT Bank Negara Indonesia (Perserro) Tbk (BNI) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia membantu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang hendak mudik merayakan Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah di kampung halamannya.
Para TKI yang terpilih dan diikutsertakan dalam Program Rejeki Mudik BNI 2015 adalah TKI yang sudah diseleksi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Shelter KBRI, Kuala Lumpur sebagai TKI yang siap untuk pulang.
Kloter pertama TKI yang pulang melalui Program Rejeki Mudik BNI 2015 ini berangkat dari Kuala Lumpur, Malaysia, adalah sebanyak 30 orang dan diserahterimakan dari KBRI Kuala Lumpur kepada BNI di KBRI Kuala Lumpur.
“Program Mudik TKI ini diselenggarakan BNI hingga jumlah TKI yang dipulangkan mencapai target 100 orang,” ujar Corporate Secretary BNI Tribuana Tunggadewi dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu, 12 Juli 2015.
Dia mengungkapkan, seluruh TKI tersebut telah selesai diproses Check Out Memo-nya pada Jabatan Imigresen Malaysia. Para TKI tersebut akan dipulangkan hingga ke kota-kota asalnya.
Sebanyak 5 orang berasal dari Sumatera Utara, 1 orang dari Sumatera Selatan, 1 orang dari Nanggroe Aceh Darussalam. Mereka akan diterbangkan langsung ke entry point terdekat dengan daerah asalnya tersebut. Sementara 13 orang lagi berasal dari Pulau Jawa, 1 orang dan 1 bayi berasal dari Keppri, 1 orang dari Lampung serta 6 orang dan 1 anak dari Nusa Tenggara dan akan dipulangkan ke Jakarta.
Dari 13 orang tersebut, 3 di antaranya dalam keadaan sakit sehingga akan diserahkan ke Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) untuk dirujuk ke Rumah Sakit Polri sebelum dipulangkan ke kampung halamannya.
Melalui Program Rejeki Mudik BNI 2015 ini BNI sekaligus memberikan edukasi mengenai produk-produk perbankan yang cocok bagi mereka setibanya di Indonesia. Untuk itu, BNI membukakan rekening tabungan bagi setiap TKI.
Di hari yang sama BNI juga turut berpartisipasi dalam Program Mudik Bareng Sinergi BUMN yang memulangkan lebih dari 70.000 orang ke kampung halamannya. (*)
@ria_martati
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More