Jakarta – Infobank berkesempatan untuk bertatap muka dengan Juliati Boddhiya, Direktur Utama Asuransi Central Asia (ACA), di kantor ACA, Jakarta, pada Jumat, 19 Agustus 2022. Tak hanya bertemu dengan leader nomor satu saja. Board of director (BOD) ACA lainnya, juga turut hadir menyapa. Ada Syarifuddin, Direktur Teknik; Muljadi Kusuma, Direktur Pemasaran, Pengembangan Bisnis, Operasional Cabang dan Syariah; serta Indrawati Darmawan, Direktur Keuangan, Investasi dan TI.
Dari awal sampai akhir sesi interview terasa begitu hangat dan akrab. Sesekali antar BOD melontarkan celetukan ringan diiringi gelak tawa. Kalau kata orang Jawa, ada istilah “guyub”. Tim Infobank seperti berbincang dengan sekumpulan sahabat karib. Lalu, apa rahasia, yang bisa membuat satu tim ini terlihat begitu solid?
Di tengah perbincangan, bisa ditarik kesimpulan. Rupanya, ada sentuhan cinta dan kelembutan dari seorang Juliati Boddhiya, yang mampu menciptakan harmonisasi antar tim-nya. Pasti ada gaya leadership tertentu yang diterapkan oleh wanita kelahiran Surabaya, 6 Juli 1948 ini yang mampu membuat tiap insan di ACA satu pemikiran.
“Pertama, Bu Yul itu leader yang selalu mengajak komunikasi dan konsolidasi. Kami konsolidasi setiap hari. Artinya, dibutuhkan kebersamaan dalam hal pengambilan keputusan. Kedua, ia juga senior yang mengayomi. Ketiga, adalah tegas. Ada waktu Ibu tegas, ada waktu Ibu tarik ulur,” kata Syarifuddin.
Testimoni yang sama juga disampaikan oleh Muljadi dan Indrawati, bahwa pimpinannya itu adalah orang yang memiliki sifat pantang menyerah, disiplin, ulet, dan tidak suka menunda pekerjaan. Satu hal lain yang juga penting, Juliati lebih mengutamakan diskusi dan lebih banyak mendengarkan. Hal ini ternyata ampuh menumbuhkan rasa saling empati satu sama lain.
“Dalam tim management BOD, kami selalu berembuk. Jadi, saya tidak memaksa mereka menyetujui pendapat saya. Beda pendapat biasa, tapi tidak memaksakan kehendak saya kepada mereka sehingga kami selalu mendapat pendapat satu arah,” ujar Juliati.
Gaya kepemimpinannya ini bisa dibilang sangat ideal dengan karakter anak-anak muda masa kini. Dimana, generasi milenial, lebih suka dengan pimpinan yang terbuka untuk berdiskusi. Gaya ini juga ditularkan Juliati kepada seluruh tim-nya di BOD.
Kendati demikian, gaya kepemimpinannya itu tidak didapat dalam kurun waktu sebentar. Perlu waktu 47 tahun lamanya berkarier di industri asuransi, sehingga Juliati bisa memahami cara berkomunikasi dengan semua level pegawai.
Lalu, seperti apa kisah dibalik terjunnya Juliati ke industri asuransi? Apa yang membuatnya bertahan berkarier di industri asuransi, yakni ACA hingga empat dekade dan lanjut usia? Baca selengkapnya di Majalah Infobank No.533 edisi September 2022. (*) Ayu
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More