Categories: News UpdatePerbankan

LDR 96%, OJK Anggap Likuiditas Perbankan Masih Aman

Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menganggap kondisi likuiditas perbankan masih dalam kondisi aman dan tidak ada masalah. Hal tersebut tercermin dari angka Loan to Deposit Ratio atau LDR yang masih dianggap longgar.

“Likuiditas enggak ada masalah dan bank kita didorong efisiensi dan teknologi itu tools internal dan produk perbankan bisa dijual dengan teknologi,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Rabu, 24 Juli 2019.

Wimboh menyebut, hingga Semester pertama 2019 angka LDR masih berada pada posisi 96 persen. Walau begitu, menurutnya perbankan masih akan dapat pelonggaran likuiditas dari penurunan rasio Giro Wajib Minimun (GWM) yang telah dilaksanakan oleh Bank Indonesia (BI).

“LDR enggak mengkhawatirkan kalau peningkatan inflow (dana asing masuk) sudah bagi jadi tak khawatir. LDR 93 persen hingga 94 persen sudah stabil cukup lama dan dengan peningkatan sudah cukup baik,” kata Wimboh.

Sebelumnya,OJK sendiri mencatatkan penyaluran kredit perbankan hingga Semester I-2019 masih dapat tumbuh stabil pada level 9,92 persen dalam setahunan, dengan pertumbuhan tertinggi pada sektor listrik, air, dan gas, konstruksi, serta pertambangan.

Sementara Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan hingga Semester I-2019 juga masih meningkat sebesar 7,42 persen, tertinggi dalam delapan bulan terakhir, didorong oleh meningkatnya pertumbuhan deposito dan giro perbankan. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

4 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

4 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

4 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

4 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

5 hours ago