News Update

LCK Global Kedaton Resmi Melantai di Bursa

Jakarta – PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal, lewat mekanisme initial public offering (IPO) ‎pagi ini, Selasa, 16 Januari 2018.

Dalam hajatannya tersebut, perusahaan melepas saham sebanyak-banyaknya 200 juta lembar di harga Rp208 per saham.

Pada saat pembukaan perdagangan, saham LCKM sendiri tercatat langsung naik 50 persen atau setara 104 poin ke Rp312 per saham.

“Perusahaan kami bergerak di penyedia infrastruktur telekomuniksi bagi penyedia Menara telekomuniksi di Indonesia. Dengan terealisasinya listing, maka bisa mewujudkan visi jangka panjang,” kata Direktur Utama LCK Global Kedaton, Lim Kah Hock di Gedung BEI.

Dalam IPO ini sendiri perusahaan telah menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek (underwriter).

Rencananya, dana segar dari hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi, sebesar 97 persen digunakan untuk modal kerja, sedangkan sisanya 3 persen untuk pembiayaan research and development (R&D).

Sekedar informasi, PT LCK Global Kedaton didirikan pada tanggal 31 Juli 2013. Perusahaan bergerak dalam bidang usaha perdagangan dan jasa konsultasi manajemen dibidang telekomunikasi.

Selain itu perusahaan juga dapat melakukan Pekerjaan Jasa ICT (Information & Communication Technology) dan Pekerjaan Sarana Penunjang Base Transceiver Station (BTS) lainnya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

3 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

4 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

5 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

5 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

6 hours ago