Keuangan

Layani Pangsa Syariah, AIA Financial Luncurkan Produk Wakaf Assurance

Jakarta – PT AIA Financial (AIA) meluncurkan produk asuransi berbasis Syariah dengan manfaat wakaf, yaitu AIA Wakaf Assurance. AIA pun menggandeng Gojek untuk memasarkan produk ini melalui fitur Gosure di platformnya.

Adapun, produk ini memberikan manfaat berupa santunan asuransi sebesar Rp10 juta, di mana 10% dari nilai tersebut akan dialokasikan untuk wakaf yang disalurkan melalui Dompet Dhuafa.

Sementara 90% sisanya dialokasikan untuk santunan kematian dengan 4 pilihan premi dan periode pertanggungan yang berbeda, yaitu Rp20.000 untuk 1 bulan, Rp29.000 untuk 3 bulan, Rp42.000 untuk 6 bulan, dan Rp66.000 untuk 12 bulan waktu pertanggungan.

“Kami menawarkan produk AIA Wakaf Assurance ini untuk seluruh kalangan, khususnya masyarakat di usia produktif dengan kemudahan transaksi, harga terjangkau, juga keunggulan manfaat wakaf di dalamnya,” ujar Chief Marketing Officer AIA Kathryn Monika Parapak, dalam keterangannya, Senin, 9 Mei 2022.

Ia berharap, AIA Wakaf Assurance mampu memperluas jangkauan proteksi masyarakat serta memperkuat kemitraan antara AIA dan Gojek sejak 2019, yang sebelumnya juga telah meluncurkan berbagai produk berbasis digital lainnya, seperti Proteksi Gamers, Personal Accident Insurance, dan Cancer Insurance yang juga bisa didapatkan melalui platform GoSure.

Sementara itu, Chief Marketing Officer GoPay Fibriyani Elastria menambahkan bahwa jangkauan pengguna GoPay yang tersebar hampir di seluruh Indonesia dinilai bisa membantu produk baru tersebut untuk semakin disebarluaskan.

“Kami di GoPay juga terus mengajak masyarakat untuk senantiasa membantu sesama melalui sedekah digital, termasuk wakaf. Maka, kolaborasi antara GoPay dengan AIA ini sejalan dengan semangat tersebut,” imbuhnya.

Sebagai informasi, AIA Wakaf Assurance telah memenuhi prinsip syariah, yaitu tolong menolong dengan konsep sharing risk dan wakaf di mana seseorang menyerahkan sebagian harga benda untuk dimanfaatkan bagi keperluan ibadah dan kesejahteraan umum. (*) Steven Widjaja

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

5 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

5 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

6 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

7 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

7 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

8 hours ago