Jakarta – Jajaran direksi PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas) terjun langsung melayani dan menyapa nasabah. Momen itu menjadi bagian dari peringatan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2025 dan digelar di sejumlah kantor cabang Bank Sinarmas.
Direktur Utama Bank Sinarmas, Frenky Tirtowijoyo mengungkapkan, HPN menjadi momentum untuk menegaskan komitmen melayani dan mempererat hubungan dengan nasabah setia.
Ia menegaskan, dalam memberikan pelayanan, Bank Sinarmas menjadikan keamanan dan kenyamanan nasabah sebagai prioritas utama.
Manajemen Bank Sinarmas mempunyai tradisi rutin dalam menyapa dan melayani nasabah, sekaligus upaya meningkatkan kepuasan pelanggan. Ini juga menjadi wujud apresiasi atas kepercayaan nasabah kepada perseroan.
Baca juga: BSI Peringati Hari Pelanggan Nasional 2025
“Kami percaya bahwa nasabah adalah mitra utama dalam pertumbuhan kami. Dengan interaksi langsung antara manajemen dan nasabah, Bank Sinarmas berharap dapat mendengarkan aspirasi sekaligus memberikan pengalaman yang lebih personal dalam setiap layanan yang diberikan,” ujar Frengky dalam keterangan resmi, Kamis, 4 September 2025.
Dalam kegiatan HPN ini, manajemen Bank Sinarmas turun langsung membantu proses transaksi, menyapa nasabah, hingga membagikan souvenir sebagai apresiasi.
Untuk memperkuat enggament dengan nasabah secara digital, di HPN kali ini, Bank Sinarmas juga mengadakan kuis di akun sosial media resminya. Program ini ditujukan untuk menyemarakan HPN yang jatuh setiap tanggal 4 September.
Baca juga: Berkat Program Ini, Bank Sinarmas Dongkrak DPK dan Transaksi QRIS
Frenky menambahkan, dukungan teknologi yang andal dan jaringan kantor cabang yang luas menjadi ujung tombak Bank Sinarmas dalam melayani kebutuhan perbankan nasabah.
“Bank Sinarmas akan terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik demi menciptakan pengalaman perbankan yang aman, nyaman, dan memuaskan bagi seluruh nasabah,” tegasnya. (*) Ari Astriawan
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More