News Update

Layani Klien, FXTM Terbitkan Statistik Server Trading

Jakarta – Forex Time (FXTM) menerbitkan data statistik perdagangan dan layanan pelanggan bulanan di websitenya. Langkah ini bertujuan untuk memuaskan permintaan pasar akan layanan transparansi penuh perdagangan.

Di dalam halaman “Statistik Performa FXTM” menunjukkan data komprehensif untuk kecepatan, slippage, dan requite eksekusi order dengan diagram yang merefleksikan performa level tinggi yang konsisten, bahkan saat dalam kondisi pasar yang paling tinggi permintaan.

Data statistik ini telah diperiksa oleh PricewaterhouseCoopers Limited (PwC), sesuai dengan International Standard on Assurance Engagements (ISAE). Hal ini sejalan dengan komitmen FXTM untuk mendorong transparansi data.

Vice President of Corporate Development dan Chief Market Analyst Jameel Ahmad mengatakan, halaman Statistik Performa FXTM merupakan cerminan dari dedikasi perusahaan dalam menyediakan layanan terbaik di segala bidang, dari approval time klien hingga kecepatan eksekusi.

“DI FXTM, kami bangga terus menerus mendorong maju ke standard internasional. Ini janji kami kepada para klien untuk memberikan layanan yang adil dan performa yang dapat dipercaya,” ujar Jameel, dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis, 23 Juni 2016.

Selain itu, perusahaan juga menerbitkan harga-harga slippage yang menunjukkan banyaknya klien FXTM yang menerima kemajuan harga aset yang menonjol melalui slippage yang positif. Hasilnya menunjukkan pertumbuhan stabil perusahaan yang sedang berjalan menuju penciptaan lingkungan trading yang optimal bagi para tradernya.

“Inisiatif Statistik Performa FXTM merupakan bagian dari komitmen FXTM dalam menyediakan layanan yang berpusat pada klien, yang telah diakui oleh sejumlah badan penghargaan industri,” tutup Jameel. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

7 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

7 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

7 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

10 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

11 hours ago

Macet Mudik Tak Terhindarkan karena Transaksi Tol, Ini Solusinya

Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More

12 hours ago