Poin Penting
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memperpanjang jam operasional layanan kontak OJK 157 menjadi 24 jam mulai 10 Oktober 2025.
“Baru hari ini kita luncurkan. Alhamdulillah hari ini layanan OJK sudah 24 jam dan tujuh hari dalam seminggu. Insya Allah hari Ibur juga tetap beroperasi,” ucap Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, usai Rakornas TPAKD di Balai Kartini, Jakarta, 10 Oktober 2025.
Baca juga: OJK Blokir 27.395 Rekening Terindikasi Judi Online
Kiki menyebut, perpanjangan jam operasional OJK 157 ini merupakan wujud komitmen OJK dalam meningkatkan layanan, terutama terkait dengan pengaduan masyarakat.
“Kecepatan untuk melaporkan itu sangat berpengaruh terhadap berhasil tidaknya dananya diselamatkan. Jadi kita untuk itu kita buka 24 jam,” imbuhnya.
Untuk diketahui, selain melalui layanan kontak OJK 157, masyarakat juga dapat mengakses melalui chat digital melalui WhatsApp 081-157-157-157 atau melalui akun media sosial Instagram dan Facebook Kontak157.
Baca juga: OJK Segera Terbitkan Aturan Terkait Rekening Dormant
Layanan melalui chat digital dapat diakses setiap hari, yakni Senin-Minggu dimulai pukul 07.45 hingga 16.50 WIB.
Adapun, pelayanan masyarakat juga dapat dilakukan secara tatap muka atau walk-in pada Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB. Meski demikian, layanan tidak beroperasi pada hari libur nasional dan/atau cuti bersama. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More
Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More
Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More
Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai Januari 2026 tercatat Rp22,6 triliun (6,7 persen pagu APBN),… Read More
Poin Penting Presiden KSPN Ristadi meminta Presiden Prabowo membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah gelontorkan insentif Ramadan–Lebaran Rp12,8 triliun untuk jaga daya beli dan dorong konsumsi.… Read More