Ilustrasi Angka pengangguran Indonesia. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia pada Agustus 2024 mencapai 7,47 juta orang. Angka tersebut setara dengan TPT sebesar 4,91 persen.
“Angka ini lebih rendah jika dibandingan dengan periode yang sama ahun sebelumnya, bahkan lebih rendah jika kita bandingkan dengan TPT sebelum pandemi Covid-19 pada Agustus 2019 yang mencapai 5,23 persen,” kata Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers Selasa, 5 November 2024.
Baca juga: Tingkat Pengangguran Meningkat, Bos Citi Wanti-wanti Hal Ini
Dia merinci, berdasarkan jenis kelaminnya, jumlah pengangguran laki-laki sebesar 4,90 persen, turun 0,52 persen poin dari tahun sebelumnya. Sedangkan pengangguran perempuan sebesar 5,92 persen, turun 0,23 persen poin.
Selain itu, berdasarkan wilayahnya, jumlah pengangguran di desa tercatat meningkat. Namun terjadi penurunan di perkotaan. TPT di perdesaan pada Agustus 2024 sebesar 3,67 persen yoy, dibandingkan tahun sebelumnya 3,88 persen.
Baca juga: Breaking News! Pertumbuhan Ekonomi RI Melambat ke 4,95 Persen di Kuartal III 2024
Sedangkan, TPT di perkotaan pada Agustus 2024 sebesar 5,79 persen yoy, atau menurun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 6,40 persen.
“Penurunan tingkat pengangguran terbuka dibandingkan Agustus tahun lalu ini terjadi baik pada penduduk laki-laki maupun perempuan, serta terjadi di wilayah perkotaan dan pedesaan,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting OJK telah menyelesaikan penyidikan kasus dugaan transaksi semu saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk… Read More