Lanjutkan Tren, IHSG Dibuka Menguat Pagi Ini

Jakarta – Setelah berhasil rebound dengan kembali ke zona hijau pada penutupan perdagangan kemarin (17/10), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini kembali sukses memanfaatkan tren dengan menguat 0,19 persen menuju 6.843,82 pada pembukaan perdagangan Selasa (18/10).

Hingga pukul 09:01 WIB, indeks acuan bergerak naik 37,90 poin (0,55 persen) ke level 6.869,02. Sebanyak 200 saham menguat, 78 saham melemah, dan 187 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp207.89 miliar dari 489,59 juta saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 menguat 0,71 persen di 979,58, indeks JII naik 0,30 persen menuju 605,81, indeks IDX30 menanjak 0,74 persen ke level 516,07, dan indeks MNC36 tumbuh 0,44 persen menuju 352,28.

Sebagian besar indeks sektoral naik, yaitu bahan baku 0,68 persen, siklikal 0,2 persen, industri 0,49 persen, keuangan 0,2 persen, infrastruktur 0,56 persen dan properti 0,17 persen. Selain itu juga sektor nonsiklikal sebesar 0,11 persen, teknologi 1,36 persen, dan transportasi 0,37 persen.

Sedangkan satu-satunya sektor yang melemah adalah kesehatan, yaitu sebesar 0,01 persen.

Saham-saham yang masuk top gainers adalah PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) melonjak 5,00 persen di Rp147, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tumbuh 3,85 persen di Rp216, dan PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS) melejit 3,19 persen di Rp97.

Sedangkan top losers ditempati oleh PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) merosot 8,97 persen di Rp71, PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) tertekan 6,67 persen di Rp308, dan PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) turun 6,34 persen di Rp266.

Tiga saham yang teraktif diperdagangkan adalah PT FKS Food Sejahtera Tbk (FOOD), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

Sedangkan tiga saham dengan volume terbesar antara lain PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Sementara tiga saham dengan nilai transaksi terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*) TAF

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

3 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

3 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

3 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

4 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

7 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

10 hours ago