Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (8/7) ditutup terkoreksi sebesar 0,07 persen ke level 7.248,00 dari dibuka pada level 7.253,50.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 11,33 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 735 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,16 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 278 saham terkoreksi, sebanyak 286 saham menguat dan sebanyak 224 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Harga Saham BLES, ISEA, dan GOLF Kompak Menguat, Ada yang Sentuh ARA
Meski begitu, beberapa sektor ditutup menguat, dipimpin oleh sektor properti yang menguat 1,42 persen, ditopang oleh kenaikan saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) sebesar 5,58 persen dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) naik 2,08 persen.
Lalu, sektor lain yang mengalami peningkatan adalah sektor teknologi menguat 0,97 persen, sektor kesehatan naik 0,84 persen, sektor siklikal menguat 0,78 persen, sektor non-siklikal naik 0,68 persen, sektor infrastruktur melemah 0,66 persen, sektor industrial menguat 0,52 persen, dan sektor transportasi meningkat 0,12 persen.
Sementara, sektor sisanya mengalami pelemahan. Ini terlihat dari sektor energi melemah 0,42 persen, sektor keuangan melemah 0,30 persen, dan sektor bahan baku melemah 0,02 persen.
Baca juga: Ramai Influencer Saham Gagal Kelola Dana Rp71 M, Ini Sebabnya!
Adapun, indeks-indeks bursa Asia kompak melemah, terlihat dari Nikkei 225 Index Tokyo yang turun 0,05 persen, Indonesia Composite Index Jakarta melemah 0,07 persen, dan Indonesia LQ45 Index Jakarta mengalami pelemahan 0,14 persen.
Kemudian, Hang Seng Index Hong Kong melemah 1,50 persen, Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,48 persen, dan Straits Times Index Singapore melemah 0,25 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More