Jakarta – Dikabarkan nama Perry Warjiyo kembali menjadi petahana untuk menduduki kursi bos Bank Sentral Indonesia. Disebutkan bahwa Perry menjadi calon tunggal untuk pemilihan Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2023-2028.
Saat dikonfirmasi kepada Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun Anggota Komisi XI DPR menyatakan, bahwa benar Perry Warjiyo akan menjadi calon tunggal sebagai calon Gubernur BI selanjutnya. Artinya Perry akan menjadi petahana untuk kembali menjabat di Bank Sentral Indonesia.
Namun, Misbakhun perlu memastikan kembali untuk membaca surat dari Presiden Jokowi terkait nama calon gubernur BI tersebut. “Calon tunggal. Tapi surat nya saya baca dulu untuk dipastikan,” ungkap Misbakhun saat dihubungi Infobanknews, Rabu, 22 Februari 2023.
Seperti diketahui, Perry Warjiyo yang saat ini menjabat sebagai Gubernur BI periode 2018 – 2023 akan habis masa jabatnya di Mei mendatang.
Perry mengawali karirnya di BI sejak tahun 1984, khususnya di area riset ekonomi dan kebijakan moneter, isu-isu internasional, transformasi organisasi dan strategi kebijakan moneter, pendidikan dan riset kebanksentralan, pengelolaan devisa dan utang luar negeri, serta Biro Gubernur.
Sebelum menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia, Perry menjabat sebagai Deputi Gubernur BI periode 2013-2018. Perry juga pernah menjabat sebagai Asisten Gubernur untuk kebijakan moneter, makroprudensial dan internasional. Jabatan tersebut diemban setelah menjadi Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More