Market Update

Lanjut Ngegas! IHSG Dibuka Hijau ke Level 8.252

Poin Penting

  • IHSG naik tipis 0,02 persen ke level 8.252,30 pada pembukaan perdagangan, dengan total transaksi mencapai Rp399,43 miliar
  • Aksi beli investor domestik pada saham perbankan menopang IHSG, namun pelemahan bursa Wall Street dan koreksi harga komoditas menjadi tekanan negatif
  • CGS International Sekuritas merekomendasikan saham CPIN, EMTK, PGAS, ISAT, BBYB, dan AALI untuk dicermati investor.

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (10/10) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat ke level 8.252,30 dari level 8.250,93 atau naik 0,02 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 448,98 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 42 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp399,43 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 75 saham terkoreksi, sebanyak 256 saham menguat dan 253 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cermati Saham BUMI hingga WIFI

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.150-8.200 dan resistance 8.300-8.350,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 10 Oktober 2025.

Manajemen CGS menilai, aksi borong investor domestik di saham perbankan berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

Di sisi lain, dengan melemahnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan besarnya aksi jual investor asing serta terkoreksinya harga beberapa komoditas seperti emas, batu bara, dan minyak mentah diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.

Baca juga: Saham Konglomerat Jadi Penopang IHSG, Begini Tanggapan Bos OJK

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor, di antaranya adalah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Ada juga saham PT Indosat Tbk (ISAT), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

1 hour ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

2 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

3 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

4 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

4 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

5 hours ago