Ilustrasi: Pekerja berada di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (10/10) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat ke level 8.252,30 dari level 8.250,93 atau naik 0,02 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 448,98 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 42 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp399,43 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 75 saham terkoreksi, sebanyak 256 saham menguat dan 253 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cermati Saham BUMI hingga WIFI
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.150-8.200 dan resistance 8.300-8.350,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 10 Oktober 2025.
Manajemen CGS menilai, aksi borong investor domestik di saham perbankan berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Di sisi lain, dengan melemahnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan besarnya aksi jual investor asing serta terkoreksinya harga beberapa komoditas seperti emas, batu bara, dan minyak mentah diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Baca juga: Saham Konglomerat Jadi Penopang IHSG, Begini Tanggapan Bos OJK
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor, di antaranya adalah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).
Ada juga saham PT Indosat Tbk (ISAT), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More
Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More