Market Update

Lanjut Menguat, IHSG Sesi I Ditutup Naik ke Level 7.311

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 12 November 2024, melanjutkan penguatannya ke level 7.311,96 atau naik 0,63 persen dari dibuka pada level 7.266,52.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 18,72 saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 824 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,09 triliun. 

Kemudian tercatat terdapat 283 saham terkoreksi, sebanyak 288 saham menguat dan sebanyak 204 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,30 Persen ke Level 7.288

Lebih lanjut mayoritas sektor turut mengalami peningkatan, dengan sektor energi naik 2,65 persen, sektor properti menguat 1,24 persen, sektor teknologi naik 1,18 persen, sektor non-siklikal meningkat 1,07 persen.

Serta sektor infrastruktur naik 0,41 persen, sektor kesehatan menguat 0,26 persen, dan sektor industrial meningkat 0,26 persen.

Sementara, sektor sisanya mengalami penurunan, dengan sektor siklikal melemah 0,90 persen, sektor keuangan turun 0,18 persen, sektor transportasi melemah 0,11 persen, dan sektor bahan baku turun 0,08 persen.

Baca juga: IHSG Kembali Ditutup pada Zona Merah ke Level 7.266, 397 Saham Melemah

Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas bergerak melemah di mana Hang Seng Index Hong Kong melemah sebanyak 2,25 persen, Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,32 persen, Nikkei 225 Index Tokyo merosot sebanyak 0,95 persen, dan Straits Times Index Singapore turun 0,86 persen.

Sementara itu, hanya indeks Indonesia LQ45 Index Jakarta yang meningkat sebesar 0,31 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

8 mins ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

34 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

3 hours ago

Masjid Istiqlal Jalin Sinergi dengan Forum Pemred

Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More

4 hours ago