Market Update

Lanjut Menguat, IHSG Sesi I Ditutup Naik ke Level 7.144

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (3/7) ditutup dengan melanjutkan penguatannya sebesar 0,27 persen ke level 7.144,27 dari dibuka pada level 7.125,14.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 8,12 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 548 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,11 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 261 saham terkoreksi, sebanyak 278 saham menguat dan sebanyak 233 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Melantai di Bursa, Harga Saham SPRE Naik 4 Persen

Pada sesi ini, mayoritas sektor ditutup dengan mengalami penguatan, dipimpin oleh sektor industrial yang menguat 1,73 persen, didukung oleh saham PT Astra International Tbk (ASII) yang menguat sebesar 0,66 persen dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik 3,59 persen.

Lalu, sektor lain yang mengalami peningkatan adalah sektor transportasi menguat 1,32 persen, sektor energi menguat 0,47 persen, sektor siklikal menguat 0,21 persen, sektor bahan baku menguat 0,13 persen, sektor non-siklikal dan sektor properti naik 0,12 persen.

Sementara, sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor kesehatan turun 0,32 persen, sektor keuangan melemah 0,28 persen, sektor teknologi turun 0,21 persen, dan sektor infrastruktur melemah 0,01 persen.

Baca juga: BEI Sebut Ada 2 Perusahaan Besar di Pipeline IPO, Ini Bocorannya

Di sisi lain, seluruh indeks bursa Asia terpantau bervariasi, terlihat dari Nikkei 225 Index Tokyo yang naik 1,27 persen, diikuti Hang Seng Index Hong Kong menguat 1,03 persen, dan Straits Times Index Singapore naik 1,19 persen.

Sedangkan, Indonesia LQ45 Index Jakarta mengalami pelemahan 0,02 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,43 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

3 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

4 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

6 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

10 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

14 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

15 hours ago