Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (10/9) kembali ditutup menguat ke level 7.709,41 dari posisi 7.682,42 atau naik 1,06 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 16,47 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,09 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp8,41 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 241 saham terkoreksi, sebanyak 424 saham menguat dan sebanyak 143 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Saham Bank BUMN dan BBCA Kompak Melemah, Valuasi Dinilai Atraktif
Selanjutnya, mayoritas sektor turut mengalami penguatan. Rinciannya, sektor infrastruktur mengalami kenaikan 1,55 persen, properti meningkat 1,43 persen, keuangan menguat 1,39 persen, dan siklikal naik 1,38 persen.
Selanjutnya, sektor kesehatan meningkat 0,94 persen, industrial menguat 0,83 persen, dan energi naik 0,33 persen.
Baca juga: Intip Pergerakan Indeks Saham INFOBANK15 dalam Sepekan
Sedangkan, sisa sektor lainnya melemah. Ini tercermin dari sektor bahan baku turun 0,75 persen, teknologi (-0,42 persen), transportasi (-0,35 persen), dan non-siklikal (-0,06 persen).
Sementara, indeks-indeks bursa Asia yang kompak menguat, dengan Hang Seng Index meningkat 1,22 persen, Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,79 persen, dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,15 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More