Ilustrasi pergerakan saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, Kamis, 31 Oktober 2024, ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke level 7.583,96 atau naik 0,19 persen dari dibuka pada level 7.569,85.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 12,35 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 801 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,98 triliun.
Kemudian tercatat terdapat 266 saham terkoreksi, sebanyak 282 saham menguat dan sebanyak 231 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: 158 Saham Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.573
Lalu mayoritas sektor turut mengalami penguatan, dengan sektor energi naik 1,04 persen, sektor siklikal meningkat 0,96 persen, sektor keuangan menguat 0,55 persen, sektor industrial naik 0,43 persen, sektor infrastruktur meningkat 0,10 persen, dan sektor non-siklikal flat menguat.
Sementara, sektor sisanya mengalami pelemahan, terlihat dari sektor-sektor teknologi turun 0,52 persen, sektor bahan baku melemah 0,48 persen, sektor kesehatan turun 0,15 persen, sektor properti melemah 0,09 persen, dan sektor transportasi turun 0,02 persen.
Baca juga: IHSG Diprediksi Lanjut Melemah, Simak 4 Rekomendasi Saham Ini
Adapun indeks-indeks bursa Asia mayoritas menguat, dengan Indonesia LQ45 Index Jakarta naik sebesar 0,14 persen, Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,34 persen, dan Hang Seng Index Hong Kong naik 0,15 persen.
Sementara itu, hanya indeks Nikkei 225 Index Tokyo yang mengalami pelemahan sebanyak 0,50 persen dan Straits Times Index Singapore flat. (*)
Editor: Yulian Saputra
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More