Market Update

Lanjut Menguat, IHSG Ditutup Naik 1,36 Persen ke Level 7.179

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (15/5) berhasil melanjutkan penguatannya ke level 7.179,83 atau naik 1,36 persen dari dibuka pada level 7.083,76.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 257 saham terkoreksi, 296 saham menguat, dan 224 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 17,02 miliar saham diperdagangkan dengan 1,12 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp11,97 triliun. 

Kemudian, seluruh indeks turut mengalami penguatan. Di antaranya IDX30 menguat sebesar 0,81 persen menjadi 455,18, LQ45 menguat 0,99 persen menjadi 901,40, SRI-KEHATI menguat 0,91 persen menjadi 399,19, dan JII menguat 1,31 persen menjadi 526,73.

Baca juga: Kinerja Solid, Analis Rekomendasikan Beli Saham BRIS

Mayoritas sektor juga mengalami penguatan, terlihat dari sektor bahan baku menguat 2,43 persen, sektor keuangan menguat 0,92 persen, sektor infrastruktur menguat 0,70 persen, sektor teknologi menguat 0,44 persen.

Selanjutnya, sektor transportasi menguat 0,36 persen, sektor siklikal menguat 0,33 persen, sektor non-siklikal menguat 0,23 persen, dan sektor energi menguat 0,06 persen.

Sedangkan, sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor industrial melemah 0,23 persen, sektor properti melemah 0,19 persen, dan sektor kesehatan melemah 0,05 persen.

Baca juga: Melantai di Bursa, Harga Saham SOLA Naik 30 Persen

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN), PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA), dan PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI).

Sedangkan saham top losers adalah PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT), PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), dan PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA), PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

5 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

5 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

6 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

10 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

19 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

19 hours ago