Market Update

Lanjut Menguat, IHSG Ditutup Naik 1,10 Persen ke Level 7.234

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (30/4) berhasil melanjutkan penguatannya ke level 7.234,19 atau naik 1,10 persen dari perdagangan tadi pagi yang dibuka pada level 7.155,78.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 226 saham terkoreksi, 351 saham menguat, dan 202 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 27,03 miliar saham diperdagangkan dengan 1,15 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp17,29 triliun. 

Kemudian, seluruh indeks turut mengalami penguatan, dengan IDX30 menguat sebesar 1,34 persen menjadi 470,64, LQ45 menguat 1,24 persen menjadi 926,73, SRI-KEHATI menguat 1,19 persen menjadi 413,80, dan JII menguat 1,50 persen menjadi 522,79.

Baca juga: Seberapa Jauh Imbas Konflik Israel-Iran ke Pasar Keuangan? Begini Penjelasan Syailendra Investment

Lalu, hanya satu sektor yang mengalami pelemahan, yaitu sektor infrastruktur melemah 0,28 persen, ditopang oleh pelemahan saham WIKA 20,59 persen dan ISAT 1,79 persen.

Sementara itu, mayoritas sektor mengalami penguatan, dengan sektor transportasi menguat 2,07 persen, sektor energi menguat 1,77 persen, sektor bahan baku menguat 1,27 persen, sektor keuangan menguat 1,12 persen, sektor properti menguat 1,11 persen.

Selanjutnya, sektor teknologi menguat 1,05 persen, sektor kesehatan menguat 0,99 persen, sektor industrial menguat 0,55 persen, sektor siklikal menguat 0,35 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,12 persen.

Baca juga: Begini Cara Mandiri Sekuritas Ajak Investor Berinvestasi di Pasar Modal Syariah

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD), PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL), dan PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk (OLIV).

Sedangkan saham top losers adalah PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), dan PT Victoria Insurance Tbk (VINS).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Atlantis Subsea Indonesia (ATLA), dan PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

3 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

3 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

4 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

5 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

6 hours ago