Ilustrasi - Pergerakan pasar sahan. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (4/9) ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke level 7.672,89 atau meningkat 0,74 persen dari dibuka pada level 7.616,52.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 331 saham terkoreksi, 268 saham menguat, dan 193 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 36,75 miliar saham diperdagangkan dengan 1,18 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp11,46 triliun.
Meski begitu, beberapa indeks malah mengalami pelemahan, dengan IDX30 turun sebesar 0,10 persen menjadi 477,78, LQ45 merosot 0,06 persen menjadi 941,69, dan JII melemah 0,48 persen menjadi 515,43. Sedangkan SRI-KEHATI naik tipis 0,04 persen menjadi 423,75.
Baca juga: IHSG Cetak Rekor Baru, Ini 10 Saham yang Paling Cuan
Lebih lanjut, mayoritas sektor mengalami penguatan, terlihat dari sektor siklikal naik 2,76 persen, sektor kesehatan menguat 1,61 persen, sektor infrastruktur meningkat sebesar 1,12 persen, dan sektor properti naik 0,99 persen.
Serta, sektor keuangan menguat 0,75 persen, sektor industrial naik sebesar 0,57 persen, dan sektor teknologi meningkat 0,40 persen.
Sementara sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor transportasi turun 1,03 persen, sektor bahan baku melemah 0,87 persen, sektor non-siklikal turun 0,26 persen, dan sektor energi melemah 0,19 persen.
Baca juga: BEI Catat 23 Emiten Antre IPO, 5 di Antaranya Beraset Jumbo
Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Perma Plasindo Tbk (BINO), PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI), dan PT Inter-Delta Tbk (INTD).
Sedangkan saham top losers adalah PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), PT Aman Agrindo Tbk (GULA), dan PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT MNC Land Tbk (KPIG), PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK mencatat 24 penyelenggara pindar memiliki TWP90 di atas 5 persen per November… Read More
Poin Penting IPR Desember 2025 diperkirakan tumbuh 4,4% (yoy), ditopang konsumsi Natal dan Tahun Baru.… Read More
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga TEPAT 8 Januari 2026 akhirnya pemerintah melakukan konferensi… Read More
Poin Penting OJK menyetujui pencabutan izin usaha pindar Maucash milik Astra secara sukarela, mengakhiri operasional… Read More
Poin Penting OJK membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif sejak 1 Januari 2026 untuk… Read More
Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More