Ilustrasi: Pergerakan pasar saham/istimewa
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil ditutup pada zona hijau ke level 7.247,40 atau menguat 0,68 persen dari pembukaan perdagangan hari ini (6/2) yang berada di level 7.198,88.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 232 saham terkoreksi, 284 saham menguat, dan 239 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 16,40 miliar saham diperdagangkan dengan 981 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,02 triliun.
Baca juga: Investor Pasar Modal Diyakini Tumbuh 10 Persen, Ini Sederet Pendorongnya
Kemudian, seluruh indeks juga mengalami penguatan. Contohnya IDX30 menguat 0,52 persen menjadi 497,84, SRI-KEHATI menguat 0,38 persen menjadi 447,24, LQ45 menguat 0,53 persen menjadi 980,62, dan JII menguat 0,62 persen menjadi 529,08.
Lalu, mayoritas sektor pun mengalami penguatan, di antaranya adalah sektor properti menguat 1,02 persen, sektor infrastruktur menguat 1,01 persen, sektor non-siklikal menguat 0,91 persen, sektor kesehatan menguat 0,64 persen, sektor keuangan menguat 0,55 persen, sektor energi menguat 0,54 persen, sektor siklikal menguat 0,36 persen, dan sektor industrial menguat 0,28 persen.
Sedangkan, sektor lainnya mengalami pelemahan yang ditunjukkan oleh sektor teknologi melemah 1,13 persen, sektor transportasi melemah 0,48 persen, dan sektor bahan baku melemah 0,15 persen.
Baca juga: Tren Investor FOMO di Pasar Modal, BEI: Tak Ada Cerita Kaya Dalam Waktu Singkat
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL), PT Golden Flower Tbk (POLU), dan PT Indointernet Tbk (EDGE).
Sedangkan saham top losers adalah PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE), PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI), dan PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (LMAX), PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH), dan PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (WIDI). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More