Market Update

Lanjut Menguat, IHSG Ditutup Naik 0,24 Persen ke Level 7.134

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (3/5) berhasil melanjutkan penguatannya ke level 7.134,72 atau naik 0,24 persen dari perdagangan tadi pagi yang dibuka pada level 7.117,42.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 288 saham terkoreksi, 254 saham menguat, dan 231 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 21,05 miliar saham diperdagangkan dengan 964 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp12,06 triliun. 

Kemudian, seluruh indeks turut mengalami penguatan, dengan IDX30 menguat sebesar 0,50 persen menjadi 457,92, LQ45 menguat 0,51 persen menjadi 903,33, SRI-KEHATI menguat 0,19 persen menjadi 398,92, dan JII menguat 0,78 persen menjadi 523,40.

Baca juga: Begini Cara Mandiri Sekuritas Ajak Investor Berinvestasi di Pasar Modal Syariah

Meski begitu, mayoritas sektor mengalami pelemahan, terlihat dari sektor bahan baku melemah 0,58 persen, sektor transportasi melemah 0,29 persen, sektor industrial melemah 0,24 persen, sektor energi melemah 0,20 persen, sektor infrastruktur dan sektor properti melemah 0,01 persen.

Sedangkan, sisanya mengalami penguatan, dengan sektor kesehatan menguat 1,71 persen, sektor teknologi menguat 1,08 persen, sektor non-siklikal menguat 0,41 persen, sektor siklikal menguat 0,31 persen, dan sektor keuangan menguat 0,12 persen.

Baca juga: Tingkatkan Likuiditas, OJK Terbitkan Aturan Baru Pembiayaan Transaksi Efek dan Short Selling

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA), PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM), dan PT Victoria Insurance Tbk (VINS). Sedangkan saham top losers adalah PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA), PT Mitra International Resources Tbk (MIRA), dan PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

5 mins ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

2 hours ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

3 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

3 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

3 hours ago