Market Update

Lanjut Menguat, IHSG Ditutup Hijau ke Posisi 8.124

Poin Penting

  • IHSG lanjut menguat 0,91 persen ke level 8.124,75 dengan total transaksi Rp19,46 triliun; 412 saham menguat dan 250 saham terkoreksi.
  • Seluruh indeks utama bergerak positif, dipimpin LQ45 naik 1,02 persen dan Sri-Kehati melonjak 1,29 persen; mayoritas sektor juga menghijau.
  • Top gainers: CSRA, BWPT, HRTA; Top losers: TEBE, JARR, BBSI. Saham paling aktif: BWPT, BUMI, dan SGER.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 16 Oktober 2025 ditutup lanjut menguat ke posisi 8.124,75 atau naik 0,91 persen dari level 8.051,17.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 250 saham terkoreksi, 412 saham menguat, dan 141 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 27,17 miliar saham diperdagangkan dengan 2,17 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp19,46 triliun.

Baca juga: IHSG Berpeluang Sentuh Level 9.000, Ini Syaratnya

Lalu, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak positif. Rinciannya, IDX30 naik 0,50 persen menjadi 405,68, LQ45 menguat 1,02 persen menjadi 780,01, Sri-Kehati meningkat 1,29 persen menjadi 352,34, dan JII naik 1,20 persen menjadi 563,82.

Mayoritas sektor juga turut menguat. Ini tercermin dari sektor kesehatan yang melesat 3,25 persen, sektor transportasi meningkat 2,10 persen, siklikal menguat 1,94 persen, properti naik 1,48 persen, dan non-siklikal meningkat 1,45 persen.

Selanjutnya, sektor bahan baku menguat 1,20 persen, industrial naik 1,03 persen, energi meningkat 0,72 persen, dan keuangan menguat 0,11 persen.

Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi anjlok 1,17 persen dan sektor infrastruktur terkoreksi 0,16 persen. 

Baca juga: Punya Dirut Baru, Begini Gerak Saham Garuda Indonesia (GIAA)

Saham Top Gainers dan Top Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).

Sedangkan saham top losers adalah PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), dan PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI). 

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Sumber Global Energy Tbk (SGER). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

2 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

3 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

3 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

3 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

3 hours ago