Ilustrasi pasar modal Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 3 Juni 2025 berakhir ditutup melemah 0,29 persen ke posisi 7.044,82 dari dibuka pada level 7.065,06.
Berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 353 saham terkoreksi, 261 saham menguat, dan 193 tetap tidak berubah. Sebanyak 24,85 miliar saham diperdagangkan dengan 1,25 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp14,49 triliun.
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak melemah. Rinciannya, IDX30 turun 0,06 persen menjadi 415,81, LQ45 merosot 0,13 persen menjadi 794,92, JII melemah 0,17 persen menjadi 482,18, dan Sri-Kehati turun 0,53 persen menjadi 369,42.
Baca juga: Saham Sritex Sudah Masuk Kriteria Layak “Ditendang” dari Bursa
Meski begitu, sebagian besar sektor mengalami pergerakan yang menguat. Ini tercermin dari sektor transportasi naik 1,17 persen, sektor kesehatan meningkat 0,59 persen, sektor properti menguat 0,30 persen, sektor energi naik 0,10 persen, sektor bahan baku meningkat 0,03 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,02 persen.
Sedangkan sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor industrial turun 1,54 persen, sektor teknologi merosot 1,23 persen, sektor siklikal melemah 0,96 persen, sektor infrastruktur turun 0,55 persen, dan sektor keuangan merosot 0,41 persen.
Baca juga: Daftar 5 Saham Paling Banyak Diobral Asing, Apa Saja?
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), dan PT Cahaya Aero Services Tbk (CASS).
Sedangkan saham top losers adalah PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN), dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Panin Financial Tbk (PNLF), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BGN menegaskan tidak semua pegawai atau relawan SPPG Program MBG dapat diangkat sebagai… Read More
Poin Penting Pemerintah telah menyetujui pengembangan ekosistem semikonduktor agar Indonesia mampu menyaingi Malaysia di industri… Read More
Poin Penting Defisit APBN 2025 mencapai Rp695,1 triliun atau 2,92 persen PDB, melampaui target awal… Read More
Poin Penting BSI meluncurkan Lapak BSI di pasar tradisional untuk memperluas inklusi dan literasi keuangan… Read More
Poin Penting DJP menyatakan kooperatif dan mendukung penggeledahan KPK di kantor pusat pajak terkait penyidikan… Read More
Poin Penting Sri Mulyani Indrawati resmi ditunjuk sebagai anggota dewan pengurus (governing board) Gates Foundation… Read More