Market Update

Lanjut Melemah, IHSG Ditutup Loyo 0,87 Persen ke Level 7.484

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 31 Juli 2025 ditutup merosot ke posisi 7.484,33 dari dibuka pada level 7.549,88 atau melemah 0,87 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 412 saham terkoreksi, 228 saham menguat, dan 164 tetap tidak berubah.

Sebanyak 41,63 miliar saham diperdagangkan dengan 2,00 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp18,27 triliun.

Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga mengalami pelemahan. Ini tercermin dari IDX30 yang merosot 1,03 persen menjadi 408,97, LQ45 turun 0,96 persen menjadi 790,47, JII melemah 0,57 persen menjadi 530,84, dan Sri-Kehati turun 1,43 persen menjadi 353,86.

Baca juga: Saham Bank Menarik untuk Investasi Jangka Panjang, Begini Prospeknya

Kemudian, mayoritas sektor turut melemah. Rinciannya, sektor infrastruktur anjlok 3,00 persen, sektor bahan baku merosot 2,52 persen, sektor transportasi melemah 2,09 persen, dan sektor keuangan turun 1,26 persen.

Selanjutnya, sektor energi merosot 1,03 persen, sektor industrial melemah 0,50 persen, sektor properti turun 0,37 persen, dan sektor teknologi terkoreksi 0,13 persen.

Sedangkan, sektor sisanya mengalami penguatan dengan, sektor non-siklikal naik 0,56 persen, sektor siklikal meningkat 0,32 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,15 persen.

Baca juga: Kinerja Pasar Saham Menguat 6,41 Persen di Kuartal II 2025

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR).

Sedangkan saham top losers adalah PT Pinago Utama Tbk (PNGO), PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), dan PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT). 

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

3 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

6 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

11 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

12 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

12 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

22 hours ago