Keuangan

Langkah Adira Insurance Hadapi Era Digital

Jakarta – PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) memandang teknologi digital merupakan hal penting untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Perubahan perilaku masyarakat pun juga harus diperhatikan dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.

Chief Executive Officer Adira Insurance Julian Noor mengatakan, di era modern seperti saat ini, perkembangan teknologi tidak bisa terelakkan. Hal ini bisa terlihat dari bermunculannya penggunaan teknologi untuk transportasi, usaha ritel dan lainnya, termasuk untuk jasa keuangan dan asuransi.

Di asuransi, kata dia, perkembangan teknologi ini juga tidak terlepas dari keinginan masyarakat yang menginginkan layanan serba praktis. Masyarakat tidak ingin lagi terbebani dengan pengurusan klaim yang berbelit dan pendaftaran premi yang menyita waktu. “Sekarang semuanya ingin praktis sehingga penggunaan teknologi sangat dibutuhkan,” ujarnya di Jakarta, Kamis, 4 Juli 2019.

Oleh karena itu, Adira Insurance terus meningkatkan produk dan layanan berbasis tekonolgi dengan memberikan experience terbaik bagi pelanggan. Adira Insurance melakukan transformasi layanan digital dari mulai hulu hingga hilir, yakni mulai dari informasi dan pembayaran produk, pengajuan klaim, hingga monitoring status pengerjaan klaim.

“Untuk menciptakan experience terbaik kepada pelanggan, Adira Insurance menyiapkan berbagai strategi, dimana kami adalah pionirnya. Autocillin Mobile Claim (AMC) tahun ini ada pengembangan untuk fitur Track Claim. Pelanggan dapat melihat sendiri status pengerjaan kendaraannya secara real time melalui aplikasi AMC. Jumlah pelanggan yang menggunakan fitur ini terus bertambah,” papar Julian.

Tahun 2019, Adira Insurance sedang terus mengembangkan software untuk monitoring status pengerjaan unit kendaraan. Hingga saat ini, Adira Insurance telah melayani business partner untuk dapat melakukan monitoring status pengerjaan unit kendaraan.

“Business partner dapat melihat secara langsung unit-unit yang sedang dalam pengerjaan klaim. Mereka akan mendapatkan dashboard yang tersambung ke aplikasi Monitoring Status Pengerjaan Klaim milik Adira Insurance. Masing-masing unit akan diketahui sudah sampai mana pengerjaannya secara real time. Ini menjadi keunggulan kami dibandingkan perusahaan lainnya,” sambung Julian.

Sepanjang tahun 2019 laporan klaim yang masuk menggunakan aplikasi Autocillin Mobile Claim sudah lebih dari 4.000 laporan setiap bulannya, mencapai lebih dari 95% total klaim kendaraan bermotor roda 4, dengan seluruh proses laporan dan follow up menggunakan satu sistem yang juga sudah terintegrasi dengan bengkel rekanan Adira Insurance.

“Tiap tahun, usage customer AMC mengalami peningkatan. Tahun ini, mencapai 76% meningkat dibandingkan pertama kali AMC diluncurkan, 2016, sebesar 17%. Ini artinya AMC semakin diterima pelanggan,” ungkap Julian.

Terlepas dari sisi pelayanan, untuk mendukung infrastruktur ini, Adira Insurance senantiasa mengembangkan kualitas sumber daya manusia sebagai aset terpenting yang dimiliki. Guna meningkatkan produktivitas karyawan, Adira Insurance menerapkan program Working at Home (WAH).

“Dengan WAH, kami berupaya meningkatkan tingkat produktivitas karyawan, agar dapat memberikan layanan yang semakin prima kepada seluruh pelanggan dan business partner. Jadi karyawan dapat bekerja dimana saja,” kata Julian.

Per Mei 2018, terjadi peningkatan produktivitas berkat adanya program ini, sebesar 16% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

Untuk menunjang program WAH, Adira Insurance merancang ulang situasi tempat kerja dengan mengusung konsep coworking space. Sehingga karyawan dapat bekerja secara nyaman dan efektif. “Memberikan experience terbaik kepada pelanggan, harus dihadapi dengan kesiapan perusahaan baik secara infrastruktur maupun SDM,” ucap Julian.

Julian menambahkan,dengan adanya teknologi seperti ini, Adira Insurance yakin akan berhasil merebut pasar dan keluar menjadi pemenang di industri asuransi umum. Menurutnya, menjadi pemenang di era yang serba digital ini, tidak bisa dilawan dengan proses yang konvensional. Melainkan dengan inovasi, transformasi, dan adaptasi teknologi.

“Adira Insurance menjadi satu-satunya perusahaan asuransi umum yang memiliki sistem teknologi seperti inia,” tutupnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Marak Joki Coretax di Medsos, Begini Tanggapan Menkeu Purbaya

Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More

45 mins ago

Universal Banking di Depan Mata, OJK Soroti Tantangan Kesiapan IT Industri Perbankan

Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More

2 hours ago

IHSG Dibuka Rebound, Balik Lagi ke Level 7.000

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (7/4): Antam, Galeri24, dan UBS Turun Berjamaah

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 7 April 2026 setelah sebelumnya stabil… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Tembus Level Rp17.076

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka melemah ke Rp17.076 per dolar AS (turun 0,24 persen… Read More

2 hours ago

IHSG Rawan Terkoreksi, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini

Poin Penting IHSG diproyeksikan masih rawan koreksi ke rentang 6.745–6.849, meski skenario terbaik berpeluang menguat… Read More

3 hours ago