News Update

Lampaui Target, Pembiayaan BNI Syariah Capai Rp26,6 Triliun

Jakarta – PT BNI Syariah (BNI Syariah) terus menunjukkan angka penyaluran pembiayaan yang gemilang pada tahun ini. Hal tersebut tercermin dari capaian pembiayaan yang sudah melampaui target bulanan atau year to date (ytd) hingga Agustus 2018.

Direktur Bisnis SME dan Komersial BNI Syariah, Dhias Widhiyati mengatakan bisnis pembiayaan miliknya telah mencapai Rp26,6 triliun hingga Agustus 2018.

“Total pembiayaan BRI Syariah kami Agustus Rp26,6 triliun dari target ytd Agustus Rp25,7 triliun, jadi sudah 103 persen dari target,” kata Dhias setelah menghadiri Seminar Nasional Infobank “Perilaku Pasar Keuangan Syariah di Tengah Gejala Post Islamisme” di Shangri-La Hotel Jakarta, Rabu 26 September 2018.

Dhias menyebut, hingga akhir tahun pihaknya membidik angka pembiayaan hingga Rp27 triliun. Dirinya optimis target tersebut dapat terwujud. “Insyaallah target kalau untuk pembiayaan mudahan-mudahan tercapai,” tambah Dhias.

Dhias juga menyebut, saat ini porsi portofolio pembiayaan miliknya masih lebih besar pada porsi konsumtif, namun pihaknya mengaku terus menggenjot angka pembiayaan pada sektor produktif.

“Komposisi 48 persen produktif dan 52 persen konsumtif. Sebelumnya 60-40 dan sekarang sudah mulai seimbang. Karena OJK menugaskan produktif nya,” kata Dhias.

Sebagai informasi, sebelumnya BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp25,1 triliun pada Semester I 2018. Angka tersebut tumbuh mencapai 11,4 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama sebesar Rp22,5 triliun. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Terkait Wacana Pembatasan Ekspansi Ritel Modern, Begini Respons Aprindo

Poin Penting Anggota Aprindo menegaskan selalu patuh terhadap semua aturan dan prosedur lokal saat membuka… Read More

43 mins ago

Bank Jambi Tindaklanjuti Gangguan Sistem, Dana Nasabah Dijamin Aman

Poin Penting Bank Jambi menelusuri gangguan sistem yang menyebabkan kerugian nasabah dan menurunkan tim audit… Read More

1 hour ago

IBM Rilis Laporan Ancaman Siber 2026, Asia Pasifik Sumbang 27 Persen Insiden

Poin Penting Asia Pasifik menyumbang 27 persen dari total insiden siber global pada 2025 dengan… Read More

1 hour ago

Begini Strategi Bank Jateng Genjot Kredit Kendaraan Bermotor

Poin Penting Bank Jateng percepat ekspansi Kredit Kendaraan Bermotor dengan target 100.000 unit tahun ini.… Read More

2 hours ago

RedDoorz Bidik Pertumbuhan Pendapatan 20 Persen Jelang Lebaran 2026

Poin Penting RedDoorz membidik kenaikan pendapatan 20 persen menjelang Lebaran 2026. Kota seperti Garut, Tasikmalaya,… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah Jumat Ini ke Rp16.788 per Dolar AS

Poin Penting Rupiah melemah dibuka di Rp16.788 per dolar AS turun 0,17 persen dari penutupan… Read More

3 hours ago