News Update

Lakukan Rebranding, Bank Hana Pede Bersaing di Indonesia

Jakarta – PT Bank KEB Hana Indonesia (Bank KEB Hana) pada hari ini meresmikan perubahan merek (rebranding) menjadi Bank Hana. Dengan perubahan ini, bank asal Korea Selatan yang memiliki sejarah terpanjang di Indonesia ini kembali ke akarnya dan semakin siap untuk memperkuat daya saing global.

Bank Hana merupakan bagian dari Hana Financial Group yang berada di Korea Selatan dengan visi untuk menjadi grup finansial global premier terpercaya di dunia (the trusted premier global financial group) pada 2025 mendatang.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Hana Park Sung Ho mengatakan, penyatuan visi dan misi perusahaan sebagai Bank Hana diyakini mampu menciptakan solusi untuk layanan yang lebih baik dan memperkuat daya saing perusahaan di kelas global.

“Bank Hana merupakan merek yang sudah digunakan sejak lama yang memiliki arti dalam Bahasa Korea yakni Satu. Kami senang dengan perubahan merek ini karena dengan ini berarti semakin satu visi dan misi dengan grup. Kami berharap rebranding Bank Hana dapat menghilangkan ketidaknyamanan sekaligus dapat meningkatkan daya saing di Indonesia maupun global melalui konsistensi merek yang telah digunakan oleh grup,” ujar Park Sung Ho di Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Dia mengatakan, logo Bank Hana memiliki lima filosofi yang diusung perusahaan yakni Leader berarti bank terkemuka di domestik maupun internasional; Human-Touch berarti bank yang fokus terhadap kebahagiaan nasabah; Trust berarti bank terpercaya yang merupakan inti dari industri keuangan; Dynamic berarti bank dinamis yang terus mengembangkan teknik finansial terdepan dengan memegang visi yang jelas serta perencanaan perubahan positif; dan terakhir Global berarti menjadi industri keuangan global yang terdepan.

Direktur Keuangan Bank Hana Park Jong Jin menjelaskan dengan perubahan merek ini tidak mengubah posisi saham perusahaan yakni Bank KEB Hana Korea 69,01%, LINE Financial 20%, International Finance Corporation (IFC) 9,98%, dan 1,01% adalah milik perseorangan.

Bank Hana di Indonesia saat ini memiliki kekuatan jaringan sebanyak 59 kantor layanan di seluruh Indonesia. Tak hanya di ATM milik perusahaan, Bank Hana juga dapat diakses di lebih dari 120 ribu ATM PRIMA, lebih dari 1,9 juta ATM dalam jaringan VISA, serta lebih dari 80 ribu ATM Bersama.

“Kami yakin dengan perubahan merek ini dapat dapat mendorong perekonomian Indonesia lebih baik lagi dengan mengutamakan layanan dan perlindungan kepada nasabah,” kata Park Jong Jin.

Park Sung Ho pun menambahkan, penguatan merek menjadi salah satu cara perusahaan untuk mendorong perekonomian di Indonesia meski dalam situasi pandemi. “Dengan lahir kembali sebagai One Bank, kami berharap dapat membawa suka cita di tengah situasi perekonomian tidak menentu karena pandemi serta menjadi optimisme baru bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Park Sung Ho. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

3 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

3 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

4 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

8 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

17 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

17 hours ago