Bandung—PT Bank Artos Indonesia Tbk (Bank Artos) menyelenggarakan Due Diligence Meeting & Public Expose dalam rangkaian proses Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO).
Dalam paparannya, manajemen Bank Artos menjelaskan bahwa Penawaran Umum Perdana Saham didasari oleh keinginan dari pemegang saham pendiri dan manajemen Bank Artos untuk memperluas akes pendanaan melalui pasar modal yang akan menunjang pertumbuhan usaha kedepan serta peningkatan layanan bank terutama dalam bidang teknologi sistem informasi.
“Disamping itu dengan menjadi perusahaan publik, manajemen meyakini bahwa kepercayaan dari relasi dan nasabah akan semakin meningkat seiring dengan tuntutan aspek keterbukaan dan pengawasan yang semakin tinggi ” jelas Lina Arto Hardy, Direktur dan Perwakilan Pemegang Saham Bank Artos.
Pada Penawaran Umum Perdana Saham ini Bank Artos menawarkan sebanyak-banyaknya 241.250.000 saham baru atau 20% dari modal disetor bank setelah penawaran umum, dengan nilai nominal per saham sebesar Rp. 100,-. Dana hasil Penawaran Umum akan digunakan untuk pengembangan Teknologi Sistem Informasi (TSI) dan penyaluran kredit.(*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting OJK menilai praktik jual beli kendaraan STNK only mengancam industri multifinance, karena melemahkan… Read More
Poin Penting Dirut BTN Nixon LP Napitupulu dinobatkan sebagai Bankers of The Year 2025 oleh… Read More
Poin Penting Spin off UUS menjadi BUS merupakan kewajiban sesuai POJK No. 12/2023 bagi UUS… Read More
Poin Penting Peningkatan belanja pemerintah, khususnya untuk program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dinilai… Read More
Poin Penting Dalam 24 jam terakhir, BTC naik 0,70 persen ke level USD91.280 dengan dominasi… Read More
Poin Penting Pemerintah menarik utang Rp736,3 triliun hingga Desember 2025, setara 94,9 persen dari target… Read More