Bandung—PT Bank Artos Indonesia Tbk (Bank Artos) menyelenggarakan Due Diligence Meeting & Public Expose dalam rangkaian proses Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO).
Dalam paparannya, manajemen Bank Artos menjelaskan bahwa Penawaran Umum Perdana Saham didasari oleh keinginan dari pemegang saham pendiri dan manajemen Bank Artos untuk memperluas akes pendanaan melalui pasar modal yang akan menunjang pertumbuhan usaha kedepan serta peningkatan layanan bank terutama dalam bidang teknologi sistem informasi.
“Disamping itu dengan menjadi perusahaan publik, manajemen meyakini bahwa kepercayaan dari relasi dan nasabah akan semakin meningkat seiring dengan tuntutan aspek keterbukaan dan pengawasan yang semakin tinggi ” jelas Lina Arto Hardy, Direktur dan Perwakilan Pemegang Saham Bank Artos.
Pada Penawaran Umum Perdana Saham ini Bank Artos menawarkan sebanyak-banyaknya 241.250.000 saham baru atau 20% dari modal disetor bank setelah penawaran umum, dengan nilai nominal per saham sebesar Rp. 100,-. Dana hasil Penawaran Umum akan digunakan untuk pengembangan Teknologi Sistem Informasi (TSI) dan penyaluran kredit.(*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More