Keuangan

Laksanakan Transformasi, Tugu Insurance Luncurkan Logo Baru

Jakarta- Setelah menjadi perusahaan terbuka, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) melaksanakan transformasi merek (rebranding) yang lebih dinamis dan menarik.

Presiden Direktur Tugu Insurance, Indra Baruna menilai, transformasi brand tersebut sangatlah penting guna memberikan semangat perubahan sekaligus memperkuat kinerja bisnis perseroan.

“Dunia berubah begitu cepat. Kami pun harus berubah ke arah yang lebih baik dengan penuh rasa optimisme yang tinggi,” kata Indra Baruna pada acara peluncuran logo baru Tugu Insurance di Hotel Raffles Jakarta, Kamis 28 Juni 2018.

Indra Baruna menjelaskan, peluncuran logo baru ini merupakan bagian dari program transformasi perseroan sebagai spirit baru untuk meningkatkan performa dan memberikan benefit bagi stakeholders. Dengan semangat ”Reaching New Heights”, Tugu Insurance terus berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dan calon pelanggan.

Baruna menjelaskan, dalam logo barunya tergambarkan tiga buah anak tangga memiliki makna filosofis berupa langkah menuju level yang lebih tinggi, atau lompatan jauh ke depan.

“Adapun 3 warna anak tangga tadi, yaitu merah, biru, dan hijau merupakan warna korporat (corporate colour) dari PT Pertamina (Persero) selaku induk usaha Tugu Insurance,” jelas Indra Baruna.

Sebagai informasi, transformasi brand tersebut sejalan dengan kinerja yang terus meningkat dimana hingga April 2018, perusahaan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar US$9,4 juta atau berkisar Rp131,6 miliar (kurs Rp14.000), naik 21 persen dibanding periode yang sama di tahun lalu.

Perolehan tersebut juga didorong oleh pendapatan premi bruto selama empat bulan tahun ini yang tercatat sebesar US$76,1 juta atau berkisar Rp1,06 triliun (kurs Rp14.000) dan hasil underwriting sebesar US$14,8 juta atau berkisar Rp207,2 miliar. Adapun, total premi tersebut didominasi lini asuransi properti dari sektor migas, energi dan aviasi.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

5 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

5 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

6 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

10 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

18 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

19 hours ago