Laba Usaha Turun 7% Trimegah Sekuritas Tunjuk Dirut Baru

Jakarta – PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) mencatatkan adanya penurunan pada laba usaha sebesar 7% menjadi Rp40,3 miliar di kuartal I-2022 bila dibandingkan dengan perolehan laba usaha tahun sebelumnya diperiode yang sama yakni sebesar Rp43,4 miliar.

Menurut manajemen, penurunan laba usaha tersebut lebih disebabkan karena adanya kebijakan perseroan untuk menyokong investasi teknologi dalam pengembangan aplikasi digital.

Meski demikian, laba tahun berjalan Trimegah Sekuritas Indonesia disepanjang kuartal I-2022 tercatat mengalami peningkatan sebesar 13,6% menjadi Rp22 miliar bila dibandingkan dengan pencapaian laba tahun berjalan tahun sebelumnya diperiode yang sama yang sebesar Rp19,4 miliar.

Di sisi lain, kinerja perseroan masih tumbuh positif disepanjang 2021. Secara konsolidasian Trimegah mencatatkan total pendapatan usaha sebesar Rp461,2 miliar meningkat 8,8% daripada tahun 2020 senilai Rp424 miliar dan secara yoy pendapatan usaha meningkat 7,8% menjadi Rp137,8 miliar di kuartal I-2022 dari Rp127,8 miliar di tahun lalu pada periode yang sama.

Sejalan dengan peningkatan pendapatan usaha, pada tahun 2021 Trimegah berhasil meraih laba periode berjalan sebesar Rp51,9 miliar atau mengalami peningkatan 81% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp28,3 miliar.

Demikian disampaikan perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan 2022 yang digelar Rabu, 27 Juli 2022. Selain memaparkan kinerja keuangannya, perseroan juga menyetujui beberapa agenda rapat diantaranya adalah penunjukan Philmon Samuel Tanuri sebagai Direktur Utama menggantikan Stephanus Turangan.

RUPST juga menunjuk Edy Sugito sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen melanjutkan kinerja Rizal Bambang Prasetijo. Dengan demikian, susunan pengurus PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, adalah sebagai berikut.

  • Direktur Utama: Philmon Samuel Tanuri
  • Direktur: David Agus
  • Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Edy Sugito
  • Komisaris: Sunata Tjiterosampurno

Adapun nilai perdagangan saham harian rata-rata (ADTV) yang dibukukan Equity Trading Trimegah naik dari Rp283,5 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp411,5 miliar pada tahun 2021. Kenaikan transaksi itu didorong oleh segmen ritel dan digital yang mencatat ADTV Rp200 miliar di tahun 2021, meningkat dari Rp140 miliar di tahun 2020. Jumlah akun baru pada aplikasi online trading TRIMA mencapai sekitar 10.000 akun di tahun 2021.

Oleh karena itu dengan pengoptimalan aplikasi TRIMA sebagai aplikasi online trading, perseroan mencatat pencapaian pada kuartal I-2022, diantaranya rata-rata transaksi saham harian online tercatat sebesar Rp59,6 miliar, peningkatan rata-rata active account bulanan dari 10,355 nasabah pada tahun 2021 menjadi 10,946, dan total nasabah online mencapai 75,460 nasabah.

Direktur Utama Trimegah Sekuritas, Philmon Samuel Tanuri menyampaikan, terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebelumnya yang telah berhasil memperkuat fundamental Trimegah sebagai salah satu Perusahaan Sekuritas dan Manajer Investasi terpercaya dan terkemuka di Pasar Modal Indonesia.

“Kemampuan Trimegah sebagai sebuah group melewati situasi sulit akibat pandemi COVID-19 dengan kinerja yang memuaskan membuktikan kemampuan dan totalitas manajemen dan seluruh tim. Ke depan Trimegah akan terus mengembangkan inovasi dan memperkuat kehadirannya terutama di segmen ritel melalui strategi digitalisasi,” jelas Philmon. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

10 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

10 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

10 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

10 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

11 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

12 hours ago