Categories: Keuangan

Laba SMF Melonjak 49,89% di Semester I-2015

Sampai dengan Juni 2015, total aset SMF berada di Rp8,88 triliun. Dwitya Putra

Jakarta–PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) berhasil membukukan laba bersih (unaudited) Rp131,44 miliar hingga periode Juni 2015.

Jumlah tersebut meningkat 49,89% jika dibandingkan perolehan di periode sama tahun sebelumnya Rp87,69 miliar.

“Nilai tersebut setara 66,21% dari RKAP 2015, sebesar Rp199 miliar,” kata Direktur Utama SMF, Raharjo Adisusanto dalam pemaparan kinerja di Kantor Pusat SMF, Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2015.

Mengutip laporan keuangan yang diampaikan perseroan, hasil positif di semester I-2015 ini tidak lepas dari pendapatan yang berhasil dibukukan SMF sebesar Rp424,27 miliar atau tumbuh dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp318,87 miliar.

Pendapatan tersebut setara 52,87% dari target RKAP tahun ini yang dipatok SMF sebesar Rp802,54 miliar.

Peningkatan itu juga mendorong beban dan pajak naik dari Rp231,17 miliar di periode semester I-2014 menjadi Rp292,83 miliar di semester I-2015.

Dari sisi aset, sampai dengan Juni 2015, total aset SMF berada di Rp8,88 triliun atau naik dari periode tahun lalu sebessar Rp8,02 triliun. Dalam RKAP tahun ini, perseroan mematok aset hingga Rp10,19 triliun. (*)

@dwitya_putra14

Paulus Yoga

Recent Posts

Pengumuman! Mulai 1 April 2026, Beli BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari

Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More

2 hours ago

Laba Bank Mega Tumbuh 28 Persen pada 2025

Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More

2 hours ago

Refocusing Anggaran, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Rp130 Triliun

Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More

3 hours ago

Penyaluran MBG Dipangkas, Potensi Hemat Bisa Tembus Rp20 Triliun

Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More

3 hours ago

KB Bank Bidik Pembiayaan Wholesale Tumbuh 70 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More

3 hours ago

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

4 hours ago