Jakarta – President Director Sinarmas MSIG Life, Wianto Chen mengatakan, meski dalam masa yang menantang akibat pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19), perseroan tetap menorehkan pertumbuhan yang solid, bahkan melampaui pertumbuhan industri.
Hal ini tercermin dari laba Sinarmas MSIG Life yang naik 15,4% secara tahunan menjadi Rp331 miliar di semester I 2021. “Laba bersih setelah pajak adalah Rp331 miliar, mengalami kenaikan sebesar 15,4% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sehingga, ini mengantarkan keuangan yang sangat solid dengan solvensi yang tinggi,” katanya dalam public expose secara virtual, Selasa, 7 September 2021.
Wianto melanjutkan, pertumbuhan premi bisnis baru (APE) di 2020 sebesar 15% dan di semester I 2021 sebesar 49%. Sementara, return on equity (ROE) berada di level 4,19% di semester I tahun ini dan return on asset (ROA) ada di posisi 2,06% atau naik 14,4%.
“RBC (risk based capital) kita mencapai 1.368% atau naik 18,4% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dan ini jauh di atas ketentuan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sebesar 120%,” katanya.
Menurutnya, ada tiga strategi yang membuat perseroan mampu mencatatkan pertumbuhan di semester I tahun ini. Yakni, struktur bisnis yang terdiversifikasi, team management dan engagement karyawan yang kuat, serta kekuatan finansial dan struktur permodalan yang kuat. “Ini menjadi tiga competitive advantage yang tidak gampang di duplikasi oleh yang lain,” tegas Wianto. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More
Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More
Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More
Poin Penting Penerimaan kepabeanan dan cukai Januari 2026 tercatat Rp22,6 triliun (6,7 persen pagu APBN),… Read More
Poin Penting Presiden KSPN Ristadi meminta Presiden Prabowo membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah gelontorkan insentif Ramadan–Lebaran Rp12,8 triliun untuk jaga daya beli dan dorong konsumsi.… Read More