PT PP; Cari utangan. (Foto: Sahamrajawali.com)
Jakarta – PTPP (Persero) Tbk berhasil membukukan kinerja positif hingga kuartal III 2017, dengan membukukan kenaikan hampir 70% menjadi Rp1,1 triliun dari sebelumnya Rp566,82 miliar.
Hasil positif itu didukung oleh perolehan kontrak barunya hingga kuartal III-2017 sebesar Rp31,9 triliun, atau naik sekitar 36% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp22,7 triliun.
Kondisi itu membuat PTPP mencatat pendapatan Rp13,7 triliun atau meningkat 27% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, sebesar Rp10,85 triliun.
“Jadi, perolehan laba bersih kuartal III tahun ini sudah menyamai laba bersih periode 2016,” ujar Sekretaris Perusahaan PTPP Nugroho Agung Sanyoto, Senin, 30 Oktober 2017.
Tahun ini, PTPP sendiri menargetkan perolehan kontrak baru sebesar Rp40,6 triliun. Sementara, target pendapatannya dipatok pada angka Rp25 triliun dengan posisi laba bersih Rp1,7 triliun.
Artinya, kontrak baru PTPP telah terealisasi sekitar 79% dari target. Adapun realisasi pendapatan dan laba bersihnya masing-masing sebesar 55% dan 65%.
Direktur Keuangan PTPP Agus Purbianto tak menampik, PTPP berpeluang melampaui target-target kinerjanya tahun ini.
Meski demikian, manajemen belum berencana merevisi target kinerjanya ke atas. PTPP masih berpedoman pada target yang sebelumnya ditetapkan dengan alasan rata-rata pertumbuhan kinerja PTPP tumbuh sekitar 30% setiap tahunnya.
“Masa-masa sekarang, kalau di lapangan itu sedang puncak-puncaknya,” imbuhnya. (*)
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More