Ekonomi dan Bisnis

Laba Nusantara Infrastructure Naik 38,54%

Jakarta–PT Nusantara Infrastructure Tbk mencatat perolehan laba bersih sebesar Rp211,03 miliar pada 2015, naik 38,54% dibanding Rp152,32 miliar pada 2014.

Sepanjang tahun lalu, investor dan operator infrastruktur ini membukukan pendapatan dan penjualan sebesar Rp618,21 miliar, naik 19,26% dari Rp518,38 miliar pada 2014.

General Manager Corporate Affairs Nusantara Infrastructure, Deden Rochmawaty mengatakan, di tengah kondisi perekonomian global yang kurang menggembirakan di tahun 2015, perseroan mampu mencapai pertumbuhan kinerja keuangan yang positif.

“Pertumbuhan kinerha ditopang oleh pertumbuhan organik seperti inovasi pada sektor jalan tol dan uprating pada sektor air bersih,” tukasnya dalam siaran pers di Jakarta, Selasa, 31 Mei 2016.

Kontribusi pendapatan dari jalan tol dicatat perseroan mencapai 62,42%. Sementara sebesar 32,25% pendapatan disumbang sektor menara telekomunikasi. Sedangkan sisanya dari sektor air bersih.

“Sejalan dengan waktu, sektor lain yaitu sektor pelabuhan dan sektor energi akan memberikan kontribusi yang lebih baik seiring dengan inovasi bisnis yang dilakukan dan melihat peluang bisnis yang ada. Perseroan juga terus akan memaksimalkan kinerjanya sama, baik mitra pembiayaan maupun mitra strategis,” tutur Deden.

Adapun hasil Pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang berlangsung di Jakarta, Jumat (27/5), di antaranya menetapkan persetujuan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2015.

Direktur Utama Nusantara Infrastructure, Ramdani Basri mengatakan, RUPS Tahunan Nusantara Infrastructure menetapkan bahwa seluruh laba bersih Perseroan di tahun 2015, antara lain digunakan untuk modal kerja. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Fundamental Solid, Permata Bank Siap Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More

9 mins ago

BEI Prioritaskan 49 Emiten Besar Penuhi Aturan Free Float 15 Persen

Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More

33 mins ago

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025 Capai 5,11 Persen

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More

2 hours ago

Restitusi Pajak 2026 Diperkirakan Rp270 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More

2 hours ago

Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal IV-2025 Melesat 5,39 persen

Poin Penting: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025 Indonesia tumbuh 5,39% yoy, lebih tinggi dari kuartal III-2025… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini: Galeri24 dan UBS Naik Tajam, Antam Ikut Menguat

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak menguat pada Kamis, 5 Februari 2026, dengan kenaikan… Read More

4 hours ago