Market Update

Laba Medela Potentia Naik 16,3 Persen Jadi Rp294 Miliar di Kuartal III 2025

Poin Penting

  • PT Medela Potentia Tbk (MDLA) membukukan laba bersih Rp294 miliar pada kuartal III-2025, naik 16,3 persen secara tahunan.
  • Pertumbuhan ditopang strategi diversifikasi dan ekspansi, termasuk ekspor perdana alat kesehatan oleh PT Deca Metric Medica ke Timor Leste dan Kamboja.
  • MDLA meraih apresiasi ESG dan penghargaan Top GRC Awards 2025 berkat penerapan tata kelola dan keberlanjutan yang konsisten dalam operasionalnya.

JakartaEmiten kesehatan, PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mencatatkan kinerja positif di kuartal III 2025 dengan membukukan laba bersih Rp294 miliar, naik 16,3 persen dibanding tahun sebelumnya di periode yang sama.

Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Krestijanto Pandji menjelaskan, laba double digit tersebut tak lepas dari pertumbuhan pendapatan perseroan. Hingga September 2025, pendapatan MDLA tercatat sebesar Rp11,1 triliun, tumbuh 2,8 persen secara tahunan. Sementara gross profit juga tercatat naik 5,6 persen menjadi Rp1,07 triliun.

“Peningkatan margin kotor tersebut didorong oleh optimalisasi portofolio produk dan kontribusi positif dari berbagai prinsipal strategis,” kelas Krestijanto dikutip 5 November 2025.

Lebih jauh dia menjelaskan, kinerja selama sembilan bulan tahun pertama 2025 ini menunjukkan efektivitas strategi diversifikasi bisnis yang dijalankan secara berkesinambungan.

“Kami terus memperkuat integrasi lintas entitas anak dan menjaga efisiensi operasional, sehingga pertumbuhan yang dicapai tetap berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga: Laba Emiten Aguan (CBDK) Tembus Rp1,4 Triliun di Kuartal III 2025, Melonjak 74 Persen

Pertumbuhan kuat juga datang dari berbagai inisiatif baru di lini bisnis utama perusahaan. Pada sektor manufaktur alat kesehatan, entitas anak PT Deca Metric Medica (DMM) mencatat kinerja baik dengan capaian ekspor perdana ke Timor Leste dan Kamboja, yang menandai langkah penting menuju perluasan pasar regional.

Di sisi platform digital, performa positif terus berlanjut baik pada kanal B2B maupun B2C. Platform GPOS B2B mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 10 persen dengan peningkatan cakupan distribusi hingga 22 persen.

Sementara GoApotik mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 31 persen, disertai kenaikan jumlah pelanggan 34 persen dan peningkatan transaksi 13 persen.

Dalam segmen distribusi, melalui entitas anak PT Anugrah Argon Medica (AAM), MDLA terus memperluas kemitraan strategis dengan penambahan empat principal baru hingga akhir kuartal III—terdiri dari satu kategori consumer health dan tiga alat kesehatan.

Baca juga: PGE Cetak Laba Bersih USD104,26 Juta per Kuartal III-2025, Ini Faktor Pendorongnya

MDLA juga terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan memperoleh apresiasi melalui IDX Channel Anugerah ESG, serta dua pengakuan pada ajang Top GRC Awards 2025, yakni predikat TOP GRC #4 Star (Very Good) dan penghargaan The Most Committed GRC Leader 2025.

“Kami optimistis momentum positif ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun,” tutup Krestijanto. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

11 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

11 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

12 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

18 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

19 hours ago