Ekonomi dan Bisnis

Laba Matahari Department Store Capai Rp1,5 triliun

Jakarta – Hingga akhir kuartal III-2017, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mencatatkan penjualan kotor sebesar Rp13,2 triliun atau relatif sama seperti periode yang sama tahun lalu. Perseroan juga berhasil memberikan pendapatan bersih yang stabil sebesar Rp7,5 triliun.

Meski demikian, posisi same store sales growth (SSSG) menurun 2,7 persen terutama akibat dari pelemahan daya beli konsumen yang terjadi. Di periode yang sama tahun lalu, SSSG Matahari Departement Store tercatat naik 6 persen.

Sedangkan, laba bersih untuk kuartal III 2017 tercatat sebesar Rp1,5 triliun, ekuivalen 11,4 persen dari penjualan. Perolehan tersebut tercatat turun dibanding laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,6 triliun.

Laba bersih perseroan tercatat turun drastis pasca Lebaran 2017. Dalam periode Juli-September 2017 hanya capai Rp167 miliar. Padahal, di periode tiga bulan yang sama tahun sebelumnya, perseroan mampu cetak laba bersih sebesar Rp453 miliar. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Dwitya Putra

Recent Posts

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

12 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

13 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

15 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

16 hours ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

16 hours ago

Ekonom Permata Bank Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More

16 hours ago